Aikido, Beladiri Yang Cocok Bagi Semua Kalangan

Oleh Klikampera pada Sabtu, 7 April 2018 17:37 WIB

Palembang, klikampera.com – Seiring dengan perkembangan zaman, saat ini olahraga bela diri sudah menjadi salah satu kebutuhan masyarakat. Banyak pilihan jenis bela diri yang bisa dipilih masyarakat, salah satunya bela diri yang berasal dari Jepang, yakni Aikido.

Aikido sudah berkembang di Indonesia sekitar tahun 1970an dimana saat itu era presiden Soekarno, beberapa Pelajar Indonesia diberi beasiswa oleh Pemerintah Jepang untuk belajar ke Jepang sekaligus meluangkan waktunya untuk belajar beladiri Aikido, dan hingga saat ini Aikido terus menunjukkan eksistensinya, tidak terkecuali di Palembang.

Sejak tahun 2007 Aikido sudah masuk ke Palembang, dan sejak satu tahun terakhir perguruan Aikido telah membuka kelas khusus bagi masyarakat Palembang dari semua kalangan, berpusat di Graha Sriwijaya, Jalan Merdeka Palembang.

Agus Heri Santosa Saputra, Instruktur Aikido Takiotoshi Nagare Budokan Kota Palembang mengungkapkan, beladiri Aikido sangat sesuai dengan perkembangan zaman saat ini, khususnya di Kota Palembang.

“Karena jurus-jurus yang digunakan sangat simple, tidak butuh tenaga besar, sehingga sangat cocok bagi semua kalangan dan semua umur” Ungkapnya.

Pria yang lebih akrab disapa Sensei Aher ini menjelaskan, beladiri Aikido ini murni sebagai beladiri untuk diri sendiri, tidak untuk dipertandingkan.

“Tidak seperti beladiri lainnya, Aikido tidak dipertandingkan secara resmi, karena bagi kami pertandingan seperti itu punya lebih banyak dampak buruk daripada manfaatnya. Ini karena pertandingan selalu ada peraturannya yang akan mengekang kemampuan sesungguhnya dari seorang praktisi, apalagi bila terjadi kecelakaan yang bisa membuat praktisi terluka parah, Menang ataupun kalah, pertandingan seperti itu tidak punya dampak sama sekali pada perkembangan teknik seseorang, Karena itu Aikido punya kebijakan untuk tidak mengadakan pertandingan” Jelas Sensei Aher.

Selain itu, lanjut Aher, Aikido didesain agar bisa digunakan juga oleh wanita.

“Maksudnya disini adalah Aikido bukanlah teknik bertarung brutal yang mengandalkan kekuatan otot, namun murni sebuah strategi untuk meredam serangan agar tidak berdampak buruk bagi yang diserang maupun penyerangnya, Teknik-teknik Aikido bisa dipraktekkan untuk menghadapi orang yang jauh lebih besar dan kuat” Lanjut Sensei Aher.

Dengan semua kelibahan beladiri Aikido ini, Aher mengajak masyarakat Palembang dari semua umur dan profesi untuk bergabung dalam Aikido Takiotoshi Nagare Budokan Kota Palembang, Dojo Sriwijaya Sport Centre.

“Syarat Pendaftarannya cukup dengan Pas foto 3×4 sebanyak 2 lbr,ditambah Biaya pendaftaran Rp 150.000, dan Biaya per bulan Rp 250.000 dengan jadwal latihan kelas Sore Setiap Senin Selasa Rabu
Jam 16.15 – 17.45 WIB, dan kelas malam setiap Jumat – Sabtu
Jam 19.45 – 21.15 WIB” Terang Sensei Aher.

Sementara itu salah satu Senpai Aikido Takiotoshi Nagare Budokan Kota Palembang Amiruddin Sandy mengaku, sangat merasakan manfaatnya selama berlatih Aikido.

“Latihannya ringan, bisa disesuaikan, namun manfaatnya sangat besar, berbagai jurus yang simple bisa dengan mudah dipraktekkan, namun jurus tersebut bisa dengan mudah melumpuhkan lawan” Ujar Amiruddin Sandy.

Amiruddin menambahkan, dengan Aikido diajarkan bagaimana menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah yang lain.

“Banyak dari kita yang sebenarnya tidak ingin memukul, menyerang ataupun mencederai seseorang, tapi terpaksa kita lakukan karena kita tak punya pilihan lain. Aikido mengajarkan teknik kuncian untuk menetralkan lawan tanpa memberi cedera yang berarti. Siapapun bisa berbuat brutal, tapi manusia bijaksana menyelesaikan masalah dengan elegan” Pungkas Amir.

Pos terkait