Alumni Vokasi Polsri Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

oleh -23 views
Sidang senat terbuka Polsri dengan agenda tunggal wisuda ke-34 di Gedung Graha Pendidikan Polsri

Palembang, klikampera.com – Revolusi Industri atau lebih dikenal dengan era disrubtion 4.0 diakui menjadi momok menakutkan bagi generasi sarjana belakangan ini. Pasalnya, jika tak siap, maka mereka akan masuk dalam daftar pengangguran Intelektual di Indonesia.

Pun juga bagi 80 lulusan Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri)  mahasiswa Program Pendidikan Di Luar Domisili (PDD) Rintisan Akademi Komunitas Negeri (AKN) Prabumulih dan Kota Pangkal Pinang yang baru saja usai mengikuti proses wisuda ke 34 di Gedung Graha Pendidikan Polsri, Selasa (2/9/2018).

Direktur Polsri Ahmad Taqwa menjelaskan, era revolusi industri 4,0 yang ditandai dengan Internet for Everything, era big data, era globalisasi teknologi informasi yang cepat. Untuk itulah, alumni ditantang untuk mampu menguasai teknologi serta mampu berbahasa asing.

“Pendidikan vokasi di Polsri ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menyediakan SDM terampil, siap kerja dan usaha serta mempunyai keunggulan kompetitif dan komparatif,”usai menggelar wisuda.

Untuk itulah, sambung dia, Polsri menerapkan soft skill maupun hard skill mulai dari diksarlin, kepemimpinan, praktek di laboratorium, termasuk kerja praktek di industri.

“Selain itu, Polsri juga menggabungkan metode Student Center Learning (SCL) dan Teacher Center Learning (TCL) yang diaplikasikan melalui Learning Management Sistem Polsri. Dengan begitu, tenaga pengajar yang ada di kampus berbasis vokasi ini dibekali dengan sertifikasi keahlian dan magang industri,” ujarnya.

Saat ini, sambung Taqwa, Polsri sudah berinovasi dan mengaplikasikan dalam beberapa sistem tatakelola seperti Sisfokampus yang didukung aplikasi database Sistem Informasi Akademik, Sistem Penilaian Angka Kredit untuk pengembangan karir dosen, business intelligence dan SIM untuk managemen aset.

“Seluruh sistem didukung sejumlah fasilitas hardware, software, perangkat komputer dan jaringan internet maupun intranet sehingga civitas akademika maupuj pemangku kepentingan dapat berkomunikasi satu sama lain dengam cepat,” jelasnya.

Untuk diketahui, dari 80 mahasiswa yang diwisuda Adapun mahasiswa terdiri dari PDD Prabumulih yakni Jurusan Teknik Komputer ada 18 orang, Jurusan Akuntansi 18 orang dan Jurusan Administrasi Bisnis ada 20 orang.

Sementara PDD Pangkal Pinang yakni Jurusan Manajemen Informatika ada 24 orang.

Wartawan: Anggra
Editor: Rianza