Angka Kemsikinan di Sumsel Masih Tinggi

Oleh Klikampera pada Kamis, 19 Desember 2019 09:53 WIB
Wagub Sumsel Mawardi Yahya

Palembang, klikampera.com – Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya menyatakan angka kemiskinan di provinsi setempat pada 2019 ini masih cukup tinggi atau sekitar 13 persen meskipun sedikit mengalami penurunan jika dibandingkan dengan angka tahun sebelumnya.

“Melihat angka kemiskinan yang masih cukup tinggi, program pengentasan kemiskinan yang telah berjalan dengan baik selama ini akan dimaksimalkan,” kata Mawardi Yahya, di Palembang, Rabu (18/12).

Untuk menurunkan angka kemiskinan di provinsi dengan 17 kabupaten dan kota ini, pejabat instansi terkait jajarannya diminta tidak hanya berkoordinasi dalam menghimpun data dan program saja, tetapi lebih memaksimalkan aksi.

Pejabat harus turun ke lapangan, merasakan apa yang dirasakan masyarakat miskin, mendengarkan secara langsung aspirasi mereka dan bersama-sama mencari solusi yang tepat dan cepat dan menjalankan secara maksimal program penanggulangan kemiskinan yang fokus pada wilayah kumuh yang menjadi kantong-kantong kemiskinan.

“Melalui upaya tersebut diharapkan angka kemiskinan di Sumsel bisa turun signifikan dalam beberapa tahun ke depan sesuai dengan target yang diharapkan menjadi satu digit,” katanya

Dia menjelaskan, untuk menurunkan angka kemiskinan, pihaknya merencanakan mengintegrasikan program-program kesejahteraan mengacu pada Sistem Informasi Data Kemiskinan (SIDAK).

“Angka kemiskinan bisa ditekan jika program penanggulangan kemiskinan masing-masing instansi/organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumsel tepat sasaran,” ujar dia.

(Ant/riil)

Pos terkait