Angkatan Muda Muhammadiyah Sumatera Selatan Nyatakan Sikap Tolak RUU HIP

Oleh Klikampera pada Sabtu, 27 Juni 2020 10:15 WIB

Palembang, klikampera.com – Terkait dengan disusunnya Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) Angkatan Muda Muhammadiyah SUMSEL Nyatakan sikap tolak RUU HIP Jumat (26/6/2020) di halaman kampus Universitas Muhammadiyah Palembang.

Berdasarkan kajian final Tim Jihad Konstitusi PP Muhammadiyah, RUU HIP dipandang tidak urgen dan pembahasannya harus segera dihentikan. Karena Beberapa pasal di dalamnya berpotensi memicu kontroversi dan bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945.

Tiga butir pernyataan sikap tersebut ditandatangani perwakilan Angkatan Muda Muhammadiyah SUMSEL, yakni Gerakan kepanduan Hizbul Wathan, PW IMM, PW IPM, PW Pemuda Muhammadiyah, PW Nasyiatul ‘Aisyiyah, PW Tapak Suci Putera Muhammadiyah SUMSEL.

Penandatanganan dilakukan di PWM SUMSEL, sebelum dibacakan oleh masing-masing perwakilan Ortonom Angkatan Muda Muhamamdiyah SUMSEL.

Dr. Ir. Mukhtarudin Muchiri, MP Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah SUMSEL ”Mengatakan Dalam RUU Haluan Ideologi Pancasila memasukkan Trisila, Ekasila, dan Ketuhanan yang berkebudayaan ke dalam pasal RUU HIP jelas ini adalah pelanggaran yang luar biasa terhadap konstitusi NKRI terlihat adanya upaya untuk merubah ideologi dasar negara dan mengancam persatuan kesatuan NKRI oleh karena itu kami berkumpul disini dalam rangka mendukung dan mengawal apa yang di instruksikan PP Muhamadiyah kita menolak dengan segala konsekuensi dan tegas akan adanya usulan dan pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila.

Lebih lanjut ia menghimbau Sebaiknya fokus Negara saat ini lebih dititik beratkan pada bagaimana menjalankan nilai-nilai Pancasila secara nyata melalui keteladanan pejabat pemerintah dan ketaatan warga bangsa. Terlalu lama berputar meneguhkan Pancasila pada tataran perundang-undangan hanya akan menjauhkan diri dari aspek implementasinya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

” Apabila RUU HIP , tak kunjung diambil tindakan oleh pihak yang berwajib, maka kami jajaran pimpinan daerah organisasi otonom muda Muhammadiyah SUMSEL mengimbau kepada seluruh kader muda Muhammadiyah agar bangkit bersatu dengan segenap upaya untuk menjadi garda terdepan dalam menolak RUU HIP namun kami tetap yakin

Pemerintah Tidak akan mengorbankan persatuan dan kesatuan bangsa Insya Allah pemerintah akan mengabulkan dan mengikuti apa yang menjadi kehendak mayoritas rakyatnya semua menghendaki tidak perlu adanya pembahasan RUU HIP”, ucapnya.

(Ant/riil)

Pos terkait