Awal April, PLTS Siap Operasional Komersil

oleh -70 views

Sumatera Selatan, klikampera.com – Direktur Utama PDPDE, A Yaniarsyah Hasan melalui Manager Operasional PDPDE, Iramsyah mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengoperasionalkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Jakabaring. Karena secara keseluruhan proses konstruksi proyek energi terbarukan pertama di Sumsel ini sudah rampung dikerjakan.

“PLTS ini secara komersil akan di operasionalkan pada awal April ini, ” ungkapnya, Selasa (27/3/2018).

Ia menjelaskan, pembangkit ‘go green’ ini sudah siap operasional. Apalagi pihaknya juga telah merampungkan proses commissioning bersama pihak dari PLN.

“Reability test dilakukan dengan menghidupkan mesin 2×24 jam. Hasilnya tidak ada kendala, secara fungsi dan peralatan semua dipatikan aman,” katanya.

Dengan demikian, artinya tinggal sedikit legalitas saja, yakni menunggu keluarnya surat Layak Operasi (SLO) dari badan hukum dan register number dari Dirjen Kelistrikan Kemen ESDM.

“Nantinya akan disesuaikan dengan agenda Gubernur Sumsel walaupun kami sudah ajukan untuk launching PLTS ini pada awal April nanti” katanya.

Untuk sistem operasi sendiri nantinya, energi listrik yang dihasilkan dari 5.248 panel surya di PLTS tersebut akan dialirkan melalui transmisi PLN ke Gardu Induk (GI) Jakabaring yang berada di depan OPI Mall Jakabaring.

“Jaraknya lebih kurang sekitar 3,5 kilometer,” katanya.

Sementara itu Project Manager PLTS Jakabaring, Iwan Rosyidi mengatakan, PLTS ini berkapasitas 2 Mega Watt (MW) dan mampu menghasilkan daya listrik hingga 1.897 MW/tahun. Asumsinya PLTS ini mampu memenuhi kebutuhan listrik 1.500
rumah dengan daya 1.300 watt

“Selain itu, dengan operasionalnya PLTS ini juga mampu mengurangi emisi karbon sekitar 1.303 ton karbondioksida per tahun,” katanya.

Mengenai pembelian daya ke PLN sendiri juga telah sesuai dengan peraturan Kementerian ESDM dengan nilai sekitar Rp 900 per kwh dengan jangka waktu kontrak kerjasama selama 20 tahun. Dengan total investasi mencapai 2,9 juta dollors dan 900 ribu dollars yang merupakan bantuan dari pemerintah Jepang.

“Selebihnya merupakan investasi PDPDE yang didapatkan dari pinjaman, tentunya dengan bunga rendah,”katanya.

Diharapkan dengan operasionalnya PTLS ini menjadi pilot project untuk mengembangan tenaga terbarukan dengan luas lahan 2,5 hektar. Energi listrik yang dihasilkan dari PLTS ini, memang lebih ditujukan untuk dapat memenuhi kebutuhan listrik khususnya di area Jakabaring Sport City (JSC).

“Dari hasil PLTS ini juga tentunya akan meningkatkan kontribusi PDPDE kepada PAD Sumsel dari sumber energi terbarukan,” katanya.

Saat peresmian nantinya juga tambahnya masih diupayakan untuk mendatangkan menteri terkait, mengingat proyek tenaga surya ini yang pertama kali di Sumsel. (ra)