Awasi Makanan Siap Saji Pemkot dan BBPOM Palembang Bangun Sistem Stikerisasi Pangan Aman Konsumsi

Oleh Klikampera pada Kamis, 22 Agustus 2019 08:32 WIB
Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengungkapkan, tidak lama lagi Kota Palembang akan menerapkan sistem ATCS

Palembang, klikampera.com – Peran Pemerintah dalam memperhatikan kesehatan bagi masyarakat Kota Palembang terus dekembangkan salah satunya, Pemerintah Kota Palembang dan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) bekerjasama akan membangun sistem stikerisasi dan sertifikasi terhadap penjual pangan siap saji.
Dimana dalam sistem ini nanti untuk menjamin ketersediaan pangan siap saji yang aman dan bebas dari zat berbahaya bagi kesehatan masyarakat Kota Palembang nantinya.

Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengungkapkan, sinergisitas kali ini untuk menjaga pangan dan peredaran obat – obatan di Palembang harus intensif dilakukan. Stikerisasi dan sertifikasi bahan pangan siap saji aman konsumsi ini dapat menjadi salah satu solusi, selain upaya lain yang telah dilakukan.

“Kita harus bisa menjamin agar makanan dan obat-obatan yang ada di Palembang, kondisinya aman. Saya berterima kasih dengan BBPOM untuk peningkatan pengawasan serta pencegahan peredaran makanan dan obat-obatan yang mengandung zat berbahaya bagi kesehatan masyarakat,” ungkapnya, Rabu (21/8/2019), di ruang rapat Bappeda Litbang Kota Palembang.

Lanjutnya, langkah utama yang harus dilakukan untuk melaksanakan stikerisasi dan sertifikasi terhadap pangan siap saji adalah membuat payung hukum. Dirinya menegaskan, sertifikasi dan stikerisasi pangan siap saji aman konsumsi ini harus menjadi fokus OPD terkait untuk sesegera mungkin dilakukan.

Sementara Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang Dra. Hardaningsih menambahkan, pihaknya akan membentuk tim untuk mengkhususkan pengawasan peredaran makanan pada industri hilir dan retail.

Dirinya mengatakan, pihaknya ingin melakukan peningkatan pengawasan untuk pangan siap saji. Sebab masyarakat sekarang, menurutnya, semakin meningkat mengkonsumsi pangan siap saji, secara langsung maupun online.

“Saya prediksi akan terus mengalami peningkatan konsumsi pangan siap saji, seiring padatnya rutinitas warga. Bahkan di tahun-tahun mendatang diperkirakan konsumen pangan siap saji akan meningkat melalui saluran online,” tambahnya

Oleh karena itu dirinya berharap, jalinan kerjasama pengawasan dan pencegahan keamanan pangan dapat semakin ditingkatkan. Selain itu menurutnya, menghidupkan sistem stikerisasi pangan aman yang digunakan seperti saat Asian Games menjadi salah satu cara yang dilakukan.

“Selain stikerisasi dapat juga dilakukan sertifikasi terhadap pengusaha pangan siap saji. Untuk pedagang yang tidak menetap, seperti pedagang gerobak dapat dilakukan stikerisasi. Sedangkan untuk pengusaha pangan siap saji yang menetap dapat dilakukan sertifikasi,” ucapnya.

Dengan kedua cara tersebut, masyarakat akan merasa terjamin dalam mengkonsumsi pangan siap saji. Disisi lain pengusaha pangan siap saji juga akan terbantu dalam meyakinkan pembeli terkait keamanan pangan yang dijual.

“Tujuan akhir sistem ini akan meningkatkan keyakinan masyarakat kepada pemerintah dalam keamanan pangan. Serta meningkatkan nilai sektor pariwisata akan ketersediaan pangan aman dan higienis di Palembang,” pungkasnya.

Wartawan: M. Daud
Editor: Rianza

Pos terkait