Banyaknya Musibah Kebakaran Menjadi Sebab Angka Kemiskinan di Kota Palembang Tidak Turun Signifikan

Oleh Klikampera pada Rabu, 11 Desember 2019 13:12 WIB
Wakil Walikota Palembang - Fitrianti Agustinda saat memberikan keterangan kepada awak media, Kamis (13/6).

Palembang, klikampera.com – Guna mengatasi angka kemiskinan yang ada di Kota Palembang menjadi salah satu fokus utama Pemerintah dalam mrngatasi hal itu, untuk Angka kemiskinan yang ada di Kota Palembang pada tahun 2019 tidak dapat turun signifikan. Hal itu disebabkan dengan banyaknya musibah kebakaran yang terjadi di Kora Palembang.

Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengungkapkan, banyak hal yang telah dilkukan oleh Pemerintah Kota dalam mengatasi angka kemiskinan yang ada di Kota Palembang. Terbukti dengan mengadakan berbagai program telah dilakukan pemerintah kota dalam mengatasi hal tersebut. Namun untuk melaksanakan program tersebut diperlukan payung hukum.

“Kita sudah melakukan studi banding ke Sragen bersama Wagub Sumsel untuk membuat perwali terkait penanggulangan kemiskinan. Wagub memberikan arahan untuk membuat Perwali terkait hal tersebut. Perwali itu akan menjadi dasar hukum untuk membuat kegiatan penanggulangan kemiskinan di Kota Palembang,” ujar Wakil Walikota Pembang, Fitrianti Agustinda usai rapat penanggulangan kemiskinan di Ruang Kerjanya, Selasa (10/12/2019).

Lanjut, Fitri menjelaskan, dirinya meminta dukungan serta do’a dari masyarakat Kota Palembang sagar apa yang telah direncanakan dapat terealisasi, sehingga dalam waktu dekat dapat melakukan percepatan guna penanggulangan kemiskinan yang ada di Kota Palembang.

“Untuk itu dalam hal ini saya menghimbau serta mengajak seluruh masyarakat Kota Palembang yang kemarin terkena musibah kebakaran untuk bersama – sama bangkit. Dalam hal ini juga Pemerintah Kota Palembang tidak akan tinggal diam dan akan mendampingi secara total untuk membantu apa yang menjadi kesulitan masyarakat Kota Palembang,” jelas Fitri saat kepada awak media.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Palembang, Heri Aprian menambahkan, untuk saat ini dirinya belum mengetahui secara detail angka – angka kemiskinan yang ada di Kota Palembang dari Kementerian Sosial. Namun hal seperti ini biasanya angka tidak akan jauh berbeda dengan angka kemiskinan pada tahun 2018.

“Untuk penurunan kemiskinan yang ada di Kota Palembang sendiri di tahun 2019 tidak signifikan, al ini semua disebabkan karena banyaknya musibah kebakaran yang beberapa waktu lalu banyak menimpa masayarakat Kota Palembang. Ada banyak keluarga yang tadinya tidak masuk kategori miskin dengan terjadinya kebakaran masuk dalam kategori prasejahtera,” tambahnya.

Lanjutnya, angka keluarga prasejahtera bukan karena pekerjaan tetapi lebih karena musibah kebakaran, naik atau turun hanya nol koma saja. Dari kebakaran di Ogan Baru Kecamatan Kertapati lalu, ada 200 KK masuk kategori prasejahtera. Itu belum termasuk korban kebakaran di daerah 3/4 Ulu Kecamatan SU 1, daerah Karang Anyar Kecamatan Gandus dan daerah lainnya.

“Banyak upaya yang sudah kita lakukan untuk menurunkan angka kemiskinan. Target kita pada tahun 2020 angka kemiskinan kota Palembang akan turun satu digit,” tutupnya.

Wartawan: M. Daud
Editor: Rianza

Pos terkait