Basis IT Harus Menjadi Gagasan dan Spirit dalam Mengelola Universitas Muhammadiyah Palembang

Oleh Klikampera pada Rabu, 15 Januari 2020 12:03 WIB
Dr. Sudarnoto Abdul Hakim, M.A., dalam acara Pelantikan Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Masa Jabatan 2020-2024, yang dilantik oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., Rabu (15/1/2020)
  • Whatsapp

Palembang, klikampera.com – Gairah revolusi industri 4.0 harus diikuti dinamikanya oleh Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) baik dalam mengembangkan institusi Universitas Muhammadiyah Palembang, oleh karena itu, Basis IT harus menjadi gagasan dan spirit pengelola Universitas Muhammadiyah Palembang.

Amanat tersebut disampaikan Wakil Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr. Sudarnoto Abdul Hakim, M.A., dalam acara Pelantikan Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Masa Jabatan 2020-2024, yang dilantik oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., Rabu (15/1/2020).

Keempat Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang tersebut adalah Prof. Dr. Indawan, M.Pd., Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Perjanjian Kerjasama Luar Negeri, Dr. Hj. Fatimah, S.E., M.Si., Wakil Rektor II Bidang Keuangan, Administrasi, dan Personalia, Dr. Ir. Mukhtarudin Muchsiri, M.P., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama Dalam Negeri, serta Dr. Antoni, M.H.I., Wakil Rektor IV Bidang Al-Islam Kemuhammadiyahan dan Kaderisasi.

Dr. Sudarnoto Abdul Hakim, M.A., menambahkan, pelantikan Wakil Rektor ini menandakan roda organisasi di Universitas Muhammadiyah Palembang berjalan dengan baik. Dengan menjadikan Universitas Muhammadiyah Palembang menjadi PTM yang dipercaya masyarakat.

“PTM jangan seperti parpol yang menjadikan roda organisasi tanpa kaderisasi kepemimpinan. Universitas Muhammadiyah Palembang tidak akan pernah selesai sampai tahun 2024. Bersama Majelis yang ada di Muhammadiyah mari kita mengokokohkan kampus menjadi tempat yang nyaman dan menyenangkan” ungkapnya.

“Dan kampus harus menggairahkan mahasiswa dalam bidang riset utamanya penelitian dan pengabdian. Dan menjadikan dosen sebagai sumber ilmu utama” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PW Muhammadiyah Sumsel Prof. Dr. Romli SA, M.Ag., mengatakan, bahwa PWM Sumsel menjadi ruang koordinasi dalam membina PTM. Dan suasana tugas dan program kerja harus berbeda dengan suasana 4 tahun yang lalu, dan mengalami perubahan 4 tahun kedepan.

“Peningkatan jumlah mahasiswa menjadi tugas utama Wakil Rektor dan Dekan kedepan. Mengedepankan pengelola keuangan dan bisnis baru. Pengkondisipan mahasiswa, mengkoordinasikan AIK dengan islam yang berkemajuan di UMPalembang” jelasnya.

Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang ini juga mengingatkan bahwa tantangan berat ini, harus dilaksanakan tanpa harus berpangku tangan, dan bekerjasama dengan PWM yang memiliki jaringan di 16 Kabupaten/Kota di provinsi Sumsel.

Editor: Rianza

Pos terkait