Berprestasi, Universitas Muhammadiyah Palembang Raih PKM Terbanyak di LLDikti-II

oleh -154 views
Foto pengumuman PTN, dan PTS penerima PKM tahun 2019 yang didanai Kemenristek Dikti

Palembang, klikampera.com – Kemenristek Dikti memberikan peluang yang seluas-luasnya kepada perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat melalui berbagai program.

Salah satunya melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang merupakan suatu program yang dibuat oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) Republik Indonesia.

Hal ini ditujukan untuk memfasilitasi potensi yang dimiliki mahasiswa di Indonesia yaitu mengkaji, mengembangkan, dan menerapkan ilmu dan teknologi yang ia pelajari di bangku kuliah untuk masyarakat luas.

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) adalah program yang diperebutkan oleh seluruh perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia ini menempatkan Universitas Muhammadiyah Palembang sebagai perguruan tinggi swasta penyumbang proposal yang didanai oleh Kemenristek Dikti terbanyak di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah II (LLDikti-II).

Dilansir dari laman ristekdikti.go.id, Universitas Muhammadiyah Palembang penyumbang terbanyak di LLDikti-II dengan 9 jumlah proposal yang didanai RistekDikti pada tahun 2019. Hal ini merupakan indikator keseriusan Universitas Muhammadiyah Palembang dalam melaksanakan fungsi pengabdiannya kepada masyarakat.

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang merasa sangat bangga terhadap capaian prestasi yang diraih oleh para mahasiswa, khususnya ke 9 tim PKM tersebut.

“Kita patut bersyukur dan merasa bangga bisa menjadi universitas yang berhasil meloloskan proposal PKM terbanyak di LLDikti-II,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., mengatakan bahwa capaian tersebut bukanlah akhir dari perjuangan tim PKM Universitas Muhammadiyah Palembang. Karena seluruh proposal yang mendapat dana dari Kemenristek Dikti masih akan diseleksi kembali ke program PIMNAS tahun 2019.

Editor: Rianza