Diduga Menggelapkan Uang Perusahaan, Sunardi Akan dilaporkan ke Mapolda Sumsel

oleh -83 views
Ricki Aldo selaku Direktur dan Deri Nata Wisman selaku Komisaris PT Security Nusantara Indonesia Perkasa (SNIPER)

Palembang, klikampera.com – Ricki Aldo selaku Direktur dan Deri Nata Wisman selaku Komisaris PT Security Nusantara Indonesia Perkasa (SNIPER) akan melaporkan Sunardi sebagai Direktur Utama ke Mapolda Sumsel. Sunardi dilaporkan terkait dugaan penggelapan uang perusahaan yang di taksir mencapai 3 Milyar Rupiah.

PT Security Nusantara Indonesia Perkasa (SNIPER) berdiri sejak 21 Maret 2017 dengan rincian pembagian sahamnya Sunardi Dirut memiliki saham 25%, Ricki Aldo Direktur memiliki saham 50% dan Deri Nata Wisman Komisaris memiliki saham 25%.

Hal demikian disampaikan Deri Nata Wisman pada jumpa pers di Pempek Flamboyan Radial Palembang, Kamis (27/9) Sore.

“Sejak awal berdiri kami tidak pernah tau laporan keuangan dari Sunardi dan tidak pernah mendapatkan bagian kami, kami taksir kerugian mencapai 3 Milyar,” kata dia.

Ia menambahkan, pihaknya telah beberapa kali memanggil yang bersangkutan untuk memberikan penjelasan akan tetapi tidak ada etikad baik.

“RUPS kita undang, beliau tidak datang. Bahkan sudah 3 kali kami ajak bertemu tapi tetap tidak mau datang,” ucapnya.

Ditambahkanya, kronologis kejadiannya bermula dari pihaknya mendirikan PT Security Nusantara Indonesia Perkasa (SNIPER) pada 2017 lalu, Namun dalam kurun waktu lebih dari 1 tahun, bisnis ini berjalan tidak sehat. Karena tidak ada laporan keuangan dari Sunardi selaku Dirut, uang yang masuk dan keluar, tidak ada laporan pembukuan

“Berdasarkan perjanjian bagi hasil keuntungan dilakukan setiap bulan. Tapi Sunardi tidak memberikn bagi hasil perusahaan sejak awal berdiri sampai saat ini,” Terangnya .

Hal senada diungkapkan Ricky Aldo yang memiliki saham 50 persen. Ricky mengatakan, sampai saat ini tidak ada keterbukaan dari Sunardi soal keuangan perusahaan.

“Saya himbau Sunardi untuk membekukan perusahaan,” ucapnya.

Sementara itu pengacara Ricki Aldo dan Deri Nata Wisman yakni Deby SH mengatakan, akan mengawal dan sesegera mungkin melaporkan Sunardi.

“Klien saya Ricky dan Deri Nata tidak diibatkan di perusahaan. Klien kami ingin PT Security Nusantara Indonesia Perkasa (SNIPER) dibekukan. Kalau belum dibekukan, kami akan melapor ke Polda. Ini termasuk penggelapan. Seluruh keuntungan perusahaan tidak dibagi sudah setahun lebih,” pungkasnya.

 

Wartawan: Widarman
Editor: Rianza