Erick Thohir Minta Putra Papua Berani Bersaing di Seluruh Nusantara

Oleh Klikampera pada Sabtu, 22 Februari 2020 12:17 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir

Jakarta, klikampera.com – Menteri BUMN Erick Thohir meminta seluruh putra putri Papua untuk berani bersaing dalam pencapaian kerja di seluruh pelosok Nusantara.

BUMN melalui Forum Human Capital Indonesia (FHCI) mendukung pemerataan kesempatan kerja bagi Sumber Daya Manusia (SDM) yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia, termasuk dari Papua dan Papua Barat.

Guna meningkatkan kompetensi SDM dari provinsi ini, FHCI menyelenggarakan acara bertajuk “Kitorang Anak Papua Siap Mengabdi untuk Negeri” di Gedung Pertamina, Jakarta, Sabtu (22/2).

Dalam sambutannya, Erick Thohir, mengapresiasi program FHCI dalam melahirkan talenta-talenta terbaik untuk menyongsong Indonesia menjadi negara maju di tahun 2045.

Ia menjelaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencanangkan pada 2045 Indonesia menjadi negara maju dengan pendapatan Rp 320 juta per kapita per tahun atau Rp27 juta per kapita per bulan, Produk Domestik Bruto Indonesia mencapai 7 triliun dolar AS, dan perekonomian Indonesia sudah masuk 5 besar ekonomi dunia dengan kemiskinan mendekati nol persen.

“BUMN sebagai mesin pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu elemen utama untuk mencapai cita-cita nasional menjadi negara maju. Kementerian BUMN mengapresiasi talenta dari Papua dan Papua Barat untuk berkontribusi langsung menciptakan nilai tambah terhadap perekonomian dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Erick Thohir.

Saat ini, lanjut Erick, para talenta menghadapi tantangan dan dinamika perekonomian nasional dan global.

Untuk itu, Menteri BUMN berpesan agar SDM di BUMN membudidayakan iklim kerja yang inovatif untuk menciptakan peluang bisnis serta melakukan terobosan bisnis di era digital dan masa mendatang.

“Lanskap SDM sudah berubah. BUMN harus beradaptasi dengan perubahan ini dengan mengelola SDM yang memudahkan BUMN untuk melahirkan talenta yang kompeten dalam menghadapi perubahan model bisnis di masa depan. Kuncinya, para pengelola SDM di BUMN harus segera beraksi nyata menghadapi perubahan itu dengan menyiapkan berbagai pengembangan HR yang bersifat future readiness dalam menghadapi gejala perubahan manajemen, model bisnis atau gaya kepemimpinan,” tutur Menteri BUMN.

Ia menyebutkan dampak transformasi digital mempercepat lanskap perekonomian nasional dan global.

Erick Thohir juga berpesan agar para talenta BUMN juga mempertebal karakter dan akhlak mulia, menunjukkan rasa cinta pada Tanah Air dan bangsa, menjunjung tinggi nilai demokrasi dan kedaulatan rakyat serta menerapkan nilai kesetiakawanan sosial.

Sementara itu, Herdy Harman, selaku Ketua Umum FHCI BUMN, menjelaskan BUMN menghadapi tantangan di era disrupsi digital dan menyongsong revolusi industri 4.0 yang berbasis teknologi informasi.

“Untuk menyiapkan talenta BUMN, termasuk yang berasal dari provinsi Papua dan Papua Barat, maka FHCI mengimbau BUMN untuk mempraktikkan konsep pengelolaan SDM yang mencakup aspek people, culture, organization, dan digitizing process sehingga terbentuk talenta yang berkarakter kuat, cinta Tanah Air, berdaya saing tinggi, berkolaborasi, dan menciptakan nilai tambah. Kami yakin talenta dari Papua dan Papua Barat sudah siap untuk mengimplementasikannya,” ujar Herdy.

Menurut Herdy, penyelenggaraan PBB Papua dan Papua Barat ini memberi pembekalan kepada 522 peserta yang berasal dari kedua provinsi ini dalam menghadapi tantangan dan peluang bisnis di masa mendatang.

“Dalam hal kesiapan (readiness) talenta menghadapi era industri 4.0, sebanyak 522 talenta dari Papua dan Papua Barat yang tersebar di 38 BUMN itu telah menunjukkan budaya berkolaborasi dan adaptif yang akan menjadi bekal mereka untuk berkontribusi di perusahaan BUMN. Tentunya, FHCI berharap para talenta ini juga menjadi bagian dari elemen yang menyokong perekonomian nasional di masa mendatang,” tutur Herdy.

(Ant/riil)

Pos terkait