Gelar Kuliah Umum, Fakultas Pertanian UMPalembang Hadirkan Bupati Kabupaten OKU Timur

oleh -53 views
Fakultas Pertanian UMPalembang menggelar Kuliah Umum dengan menghadirkan H.M. Kholid Mawardi, S.Sos., M.Si., Bupati Kabupaten OKU Timur, Kamis (21/3)

Palembang, klikampera.com – Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Palembang (UMPalembang) menggelar Kuliah Umum dengan menghadirkan H.M. Kholid Mawardi, S.Sos., M.Si., Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur yang mengusung tema “Generasi Milenial dan Nasionalisme Pembangunan Pertanian” bertempat di Aula Kantor Pusat Administrasi UMPalembang, Kamis (21/3).

Dekan, Wakil Dekan, dan dosen Fakultas Pertanian UMPalembang

Selain H.M. Kholid Mawardi, S.Sos., M.Si., turut hadir Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., Wakil Rektor I, II, III, dan IV, Dekan Fakultas Pertanian Dr. Ir. Gusmiatun, M.P., jajaran SKPD Pemkab. OKU Timur, dosen, dan mahasiswa Fakultas Pertanian UMPalembang.

Dalam sambutan pembukaanya, Rektor UMPalembang menyambut baik kehadiran H.M. Khalid Mawardi, S.Sos., M.Si., Bupati OKU Timur yang telah berkenan hadir sebagai narasumber utama dan berdialog dengan mahasiswa dalam kuliah umum Fakultas Pertanian UMPalembang.

“UMPalembang ditahun 2019 genap berusia 40 tahun dengan memiliki 7 Fakultas, satu diantaranya Fakultas Pertanian yang memiliki 5 program studi, dan Fakultas Pertanian siap mengimplementasikan MoU yang sudah ditandatangani dengan memanfaatkan sumber daya manusia yang ada” ungkapnya.

Sementara itu, H.M. Kholid Mawardi, S.Sos., M.Si., dalam materinya memaparkan bawah kabupaten OKU Timur merupakan kabupaten yang berpenghasilan tinggi dari sektor pertanian. Dengan memberdayakan masyarakat untuk berkecukupan, dengan memanfaatkan sektor pertanian karena Kabupaten OKU Timur tidak memiliki sumber daya alam mineral dan minyak bumi.

Lebih lanjut H.M. Kholid Mawardi, S.Sos., M.Si., menjelaskan, saat ini negara kecil mampu mengalahkan Indonesia di sektor pertanian. Sebagai negara agraris harus mampu menghasilkan produk pertanian yang memiliki kualitas baik dan diterima pasar serta harus mampu memenuhi kebutuhan negaranya sendiri.

“Mindset petani diubah dengan mengalihkan penggunaan pupuk kimia kepada pupuk organik dalam menghasilkan beras premium. Karena pupuk organik dapat mengembalikan kesuburan tanah. Dan kesuburan tanah dapat dilihat dari munculnya serangga kecil dan cacing tanah” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Kholid Mawardi, S.Sos., M.Si., menambahkan, penggunaan beras organik sebuah keharusan dizaman modern karena bukan sekedar kenyang tapi makanan sehat. Oleh karena itu bidang pertanian harus terus memperbarui dan berinovasi membudayakan tanaman, dan Fakultas Pertanian harus menjadi motor penggerak di sektor industri pertanian modern, dengan terobosan-terobosan baru.

Editor: Rianza