Gencar Lakukan Sosialisasi, Arniza Harapkan Masyarakat Seberang Ulu I Manfaatkan Program PEN yang Disalurkan oleh Perbankan

Anggota DPD RI dapil Sumsel Arniza Nilawati, S.E., M.M., gencar melakukan Sosialisasi Lembaga DPD RI Sekaligus Program Edukasi Literasi dan Inklusi Keuangan kepada , hal tersebut terbukti saat dirinya melaksanakan kunjungan reses pada Rabu siang, (24/02/2021) di Aula Serbaguna Kantor Camat Seberang Ulu I Kota Palembang
  • Whatsapp

Palembang, klikampera.com – Anggota DPD RI dapil Sumsel Arniza Nilawati, S.E., M.M., gencar melakukan Sosialisasi Lembaga DPD RI Sekaligus Program Edukasi Literasi dan Inklusi Keuangan kepada , hal tersebut terbukti saat dirinya melaksanakan kunjungan reses pada Rabu siang, (24/02/2021) di Aula Serbaguna Kantor Camat Seberang Ulu I Kota Palembang.

Turut hadir menyertai Kabag Kesos Kecamatan Jakabaring, Sekretaris Camat serta Masyarakat Kecamatan Seberang Ulu I Kota Palembang.

Kondisi masyarakat kecamatan Seberang Ulu I yang telah menjalankan keseharian dengan pola new normal sudah mulai menjalankan kembali kegiatan usahanya anmun tetap mengikuti aturan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah, Hal tersebut disampaikan Kabag Kesos Kecamatan Jakabaring dihadapan Arniza Nilawati.

“Namun, sampai dengan saat ini, keberlangsungan usaha tersebut belum menyentuh angka 100% pulih sedia kala seperti belum terjadinya pandemik,” Hematnya.

Menanggapi hal tersebut, Arniza menurut pengamatannya kondisi ini disebabkan oleh sebagian besar masyarakat belum memanfaatkan berbagai program kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional yang disalurkan baik melalui lembaga perbankan.

“Mungkin masyarakat masih memliki ketakutan dan keengganan untuk berhubungan dengan pihak perbankan akibat kurangnya pemahaman masyarakat akan berbagai bahasa dan media kegiatan yang ada pada perbankan, maka hal tersebut harus kita pelajari bersama,” Pungkas Arniza.

Maka dari itu sosialisasi yang dilakukan Senator Arniza dalam rangka mengedukasi masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan mengenai literasi maupun inklusi keuangan yang ada pada perbankan agar kedepannya masyarakat sudah mengerti dan tidak awam lagi mengenai istilah, mekanisme, teknis dan prosedur yang berlaku di perbankan.

“Semakin banyak masyarakat mengerti akan perbankan maka semakin banyak pula persentase pemanfaatan produk-produk dan program kerja perbankan sehingga masyarakat dapat terlepas dari masalah sosial pinjaman rentenir yang dirasa sebagian besar masyarakat memberikan kemudahan persyaratan pinjaman namun dibalik itu justru menyengsarakan peminjam dengan suku bunga yg sangat tingi serta waktu pengembalian yang sangat cepat,” Tegasnya.

Bahkan, menurut Arniza dengan pemberlakuan denda bahkan penarikan aset tanpa mempertimbangkan keseimbangan nilai aset dengan jumlah pinjamannya.

Untuk itu diharapkan Arniza kegiatan edukasi akan literasi dan inklusi keuangan ini dapat dilakukan secara berkala.

“Literasi dan inklusi keuangan ini sangat penting sekali, agar masyarakat semakin pintar dan bijak memanfaatkan perbankan yang pada akhirnya membuat ekonomi keluarga semakin baik dan terlepas dari kemiskinan,” tutupnya.

(Ant/riil)

Pos terkait