Google Doodle kenang Marie Thomas, dokter perempuan pertama Indonesia

Google Doodle
  • Whatsapp

Jakarta, klikampera.com – Google hari ini menampilkan Doodle Marie Thomas, dalam rangka merayakan hari lahir yang ke-125 dokter perempuan pertama Indonesia itu.

Sosok Marie Thomas dengan rambut digelung, mengenakan jas putih dokter dan mengalungkan stetoskop sambil menggendong bayi terpampang di mesin pencari Google Search.

“Doodle hari ini merayakan ulang tahun ke-125 Dr. Marie Thomas, salah satu dokter wanita pertama di Indonesia. Lahir hari ini pada 1896 di desa Likupang, Indonesia, Marie Thomas mengukir sejarah sebagai spesialis wanita pertama di bidang ginekologi dan kebidanan,” Google menjelaskan di laman resmi Doodles, Rabu (17/2).

Marie Thomas sering berpindah-pindah Indonesia selama masa kanak-kanak sebelum lulus dari sekolah Eropa yang berbasis di Manado. Saat itulah Charlotte Jacobs, salah satu apoteker wanita pertama di Belanda, mendukungnya dengan dana beasiswa untuk calon dokter wanita Indonesia.

Pada 1912, Marie Thomas diterima di sekolah pendidikan dokter STOVIA (School for Education of Native Doctors), yang sebelum dia mendaftar adalah institusi khusus untuk laki-laki.

Sepuluh tahun kemudian, Marie Thomas mendapatkan gelar doktornya, suatu pencapaian yang berdampak internasional sehingga bahkan sebuah surat kabar Belanda pun mengumumkan kelulusannya.

Setelah lulus, dia langsung bekerja di salah satu rumah sakit terbesar di Batavia (sebutan untuk Jakarta saat ini).

Marie Thomas kemudian pindah ke Padang, di mana dia melanjutkan karirernya yang luar biasa sebagai salah satu dokter pertama yang memperkenalkan metode kontrasepsi kepada wanita di seluruh nusantara.

Terkenal karena kemurahan hatinya, Marie Thomas sering memberikan perawatan gratis kepada mereka yang tidak mampu membayar.

Menunjukkan kecintaannya pada dunia Keperawatan, dia kemudian mendirikan sekolah kebidanan pertama di Sumatera — saat itu hanya ada dua di Indonesia.

“Selamat ulang tahun Dr. Marie Thomas. Terima kasih atas dedikasinya yang tanpa pamrih untuk kehidupan orang lain yang telah membuka jalan bagi perempuan di Indonesia untuk mengejar kedokteran dan pendidikan tinggi,” tulis Google.

(Ant/riil)

Pos terkait