Hindari Dampak Asap, Beberapa Sekolah Sumsel Undur Jam Belajar

Oleh KlikAmpera pada Jumat, 13 September 2019
Siswa SMKN 2 Palembang memasang masker yang dibagikan Dinas Kesehatan Sumsel saat sosialisasi bahaya kabut asap di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (12/9/2019)
  • Whatsapp

Palembang, klikampera.com – Beberapa sekolah di Sumatera Selatan (Sumsel) mengundur jam awal belajar guna menghindari dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan, kata Kepala Dinas Pendidikan setempat.

Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan Widodo di Palembang, Jumat (13/9), mengatakan bahwa guna menghindari dampak kabut asap, yang biasanya lebih pekat pada pagi hari, Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ada di satu kecamatan di Kabupaten Musi Rawas mengundur awal jam belajar menjadi pukul 08.00 WIB.

Pemunduran jam belajar, menurut dia, juga dilakukan di sekolah yang ada di Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin dan Kecamatan Air Sugihan, Ogan Komering Ilir.

Ia mengatakan, sekolah yang terkena dampak kabut asap bisa memberikan tenggang waktu masuk sekolah hingga pukul 08.00 WIB jika kabut asap pekat pada pagi hari.

Selain itu, menurut dia, ada sekolah yang meniadakan kegiatan di luar ruangan guna menghindari dampak kabut asap.

Dinas Pendidikan, ia melanjutkan, mengizinkan sekolah melakukan penyesuaian guna menghindari dampak kabut asap terhadap kesehatan siswa.

Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Selatan Lesty Nuraini sebelumnya mengatakan bahwa udara yang tercemar asap bisa menyebabkan gangguan pernafasan.

Ia menyarankan warga yang daerahnya berkabut asap mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruang guna menghindari dampak paparan kabut asap terhadap kesehatan.

(Ant/riil)

Pos terkait