Kemenparekraf Tingkatkan Kolaborasi dengan Dekranasda

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno
  • Whatsapp

Batam, klikampera.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memperkuat kerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) untuk meningkatkan kualitas produk ekonomi kreatif di Tanah Air.

“Kita melihat produk-produk unggulan ekonomi kreatif yang disandingkan dengan pariwisata hasil pelaku UMKM yang tergabung dalam Dekranasda Kota Batam. Yang saya pakai ini adalah batik Batam yang dipopulerkan oleh Dekranasda Kota Batam.Batik Batam sangat nyaman dipakai dan sangat layak kita kemas sebagai batik unggulan,” kata Menparekraf Sandiaga Uno di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (22/1).

Menteri optimistis produk yang dihasilkan pengrajin lokal, termasuk di Kota Batam dapat menarik minat pasar. Tidak hanya pasar lokal, tapi juga mancanegara.

Kemenparekraf/Baparekraf akan memberikan dukungan dengan memberikan berbagai pendampingan dan juga pelatihan.

Ia berharap melalui kerja sama dengan Dekranasda, pengrajin lokal dapat meningkatkan kapasitas sehingga lebih mahir dalam produksi, juga mengetahui selera pasar dan memasarkannya.

“Rencananya kami di Kemenparekraf akan kerja sama untuk membantu pemasaran baik segi digital maupun mengajak kolaborasi dengan desainer nasional dan internasional,” kata dia.

Pandemi berdampak besar terhadap para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif. Banyak pelaku ekonomi kreatif, terutama UMKM yang harus kehilangan pemasukan bahkan terpaksa memberhentikan sebagian pekerjanya.

“Ini menjadi keprihatinan kami, untuk itu kami di Kemenparekraf akan bekerja sama dengan Dekranasda untuk memetakan peluang-peluang kerja yang hilang sehingga kita bisa isi kembali dengan konsep kolaborasi agar kita mampu menciptakan lebih banyak lapangan kerja untuk masyarakat di Kota Batam,” kata dia.

Ia menyampaikan Kemenparekraf/Baparekraf akan meluncurkan kampanye #BeliKreatifLokal dan mengajak seluruh pelaku ekonomi kreatif di Kota Batam turut serta.

“Mudah-mudahan program ini bisa mendorong lebih lagi penguatan para pelaku ekonomi kreatif di Kota Batam, dan Kepulauan Riau pada umumnya,” kata Menteri.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Batam, Marlin Agustina menyatakan kendala yang dialami para pelaku ekonomi kreatif di Kota Batam adalah promosi.

“Kita harap Kemenparekraf bisa terus mendukung kami,” kata Marlin Agustina.

(Ant/riil)

Pos terkait