Kisruh Dualisme DPD GANN Sumsel Memanas

Oleh Klikampera pada Kamis, 21 Desember 2017 17:51 WIB

Palembang, Klikampera.com – Kisruh dualisme pimpinan yang melanda internal Dewan Pengurus Daerah Sumatera Selatan (Sumsel) Gerakan Anti Narkotika Nasional (GANN) kian memanas. Pasalnya kedua kubu yakni kubu Dewi Gumay dan Kubu Albiziah Rahidin Anang saling mengklaim keabsahan SK kepengurusan.

“Apa yang dilakukan oleh adinda Albiziah beserta kawan-kawan bukan lagi dualisme tapi Kudeta, ini bukan masalah internal lagi tapi sudah eksnternal,” Ujar Dewi Gumay pada awak media pada jumpa pers di Kantor GANN Sumsel Jalan Dempo Luar, Rabu (19/12) Malam.

Dewi mengungkapkan, Kekecewaannya kepada Albiziah yang dinilai telah memfitnah dan mengambil alih GANN Sumsel yang tidak sesuai dengan aturan main dalam organisasi.

“Saya dikudeta dengan alasan tidak ada program dan itu saya tegaskan salah, saya punya data tentang kegiatan-kegiatan saya,” ujar perempuan yang akrab di sapa Degum Itu.

Terkait konflik ini, Ia menambahkan, pihaknya sudah pernah melakukan upaya mediasi namun dari pihak Albiziah tidak ada etikad baik untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Tidak ada etikad baik, diperparah dengan keadaan Dewan Pengurus Pusat sekarang kondisinya setengah Bubar,” lanjutnya.

Degum menegaskan, dengan Didukung oleh 13 Dewan Pengurus Cabang (DPC) Kabupaten/Kota GANN di Sumsel pihaknya akan melakukan upaya hukum dan berupaya untuk membatalkan pelantikan kubu Albiziah yang rencananya digelar dalam waktu dekat ini.

“Saya tegaskan saya adalah Ketua DPD GANN Sumsel, tidak ada yang lain karena saya tidak merasa menerima surat peringatan atau surat pencabutan SK dari DPP,” Tegasnya.

Kronologis kudeta sambung gumay, bahwa dari awal albizia melalui meminta untuk menjadi anggota pengurus GANN Sumsel, singkat cerita Dewi Gumay menerima Albizia sebagai anggota dan langsung di beri jabatan sekretaris

“Karena mendesak akan melakukan pelantikan, kemudian dengan menilai bahwa jiwa muda Albi saya menunjuk albi untuk menjadi ketua panitia, hingga pada akhirnya melakukan kudeta dengan cara memfitnah saya tidak bekerja membesarkan GANN di sumsel,” jelasnya

Sementara salah satu Penggagas GANN Sumsel, Rizky Pratama Saputra mengatakan, tindakan yang dilakukan oleh Albiziah telah mencoreng citra Pengurus yang ada di SK DPD GANN Sumsel.

“Di SK itu ada nama-nama Pengurus dan disitu ada pejabat-pejabat dengan adanya keadaan seperti ini berarti ia telah mencoreng seluruh nama yang ada didalam SK itu,”Tuturnya.

Rizki membernarkan, apa yang ditudingkan kepada Dewi Gumay terkait tidak adanya Program yang dijalankan merupakan pernyataan yang salah.

“Kasian dengan ia (Dewi Gumay-Red), sudah berjuang bahkan menggunakan uang pribadinya ternyata menerima perlakuan seperti ini,” lanjutnya.

Pos terkait