Kota Palembang Optimis Raih Kembali Penghargaan KKS

oleh -9 views
sisten III bidang Aemerintah Kota Palembang Agus Kelana, menerima tim penilai kota sehat di Kota Palembang tahun 2019

Palembang, klikampera.com – Pemerintah Kota Palembang optimis akan kembali meraih sebagai Kota sehat keberhasilan tersebut pada tahun 2019 Setelah sempat meraih penghargaan sebagai kota sehat beberapa kali.

Saat menerima tim penilai kota sehat di Kota Palembang tahun 2019 dalam rangka penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS). Asisten III bidang Aemerintah Kota Palembang Agus Kelana mengungkapkan, kita siap untuk dinilai karena berbagai upaya dan langkah Pemkot Palembang telah dilakukan dengan menjalankan program gotong-royong.

“Meskipun ditahun 2011 dan 2015 mendapat penghargaan kota sehat, 2017 mendapat penghargaan kota sehat Wiwerda. Ya kita harus optimis dalam meraih dan mempertahankannya,” ungkapnya, Senin (12/8/2019) dibalai kota.

Lanjut, Agus mengatakan, ia juga memastikan insaya’ Allah Pemkit siap untuk ikut serta dalam pelaksanaan penilaian Kabupaten / Kota Sehat tingkat nasional pada 12-13 Agustus 2019 ini.

Tim penilaian merencanakan akan berkunjung ke beberapa lokasi, diantraanya ke SMA Negeri 1 Palembang yang pernah mendapat penghargaan sekolah Adiwiata, kemudian ke kampung iklim Kalidoni, bank sampah, dilanjutkan kunjungan ke kampung ikan hias II Ilir.

“Mereka tiga hari di Palembang untuk melakukan penilaian dengan melihat peranserta masyarakat kita menjaga kebersihan,” tambahnya.

Sementara itu, Tim Penilai KKS Ibu Tutut menambahkan, setelah keliling ke Kota Palembang ternyata point utama yang sudah dijalankan Kota Palembang yaitu sudah, menjalankan program gotong-royong artinya kota ini sudah komitment menjalankan hidup sehat yang dipimpin langsung Walikota Palembang.

“Hal ini juga akan menjadi penilaian kami juga yaitu bagaimana peran masyarakat dalam mendukung program yang dijalankan Walikota seperti merawat keindahan kota menjaga kebersihanya karena bersih, nyaman dan sehat kota tersebut akan terlaksana dari kesadaran masyarakat itu sendiri,” tutupnya.

Wartawan: M. Daud
Editor: Rianza