KPU Kota Palembang Umumkan Hasil Penelitian Persyaratan Cawako dan Cawawako 2018-2023

oleh -64 views

Palembang, klikampera.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang mengumumkan hasil penelitian persyaratan pencalonan dan persyaratan calon pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Palembang tahun 2018-2023, di Aula KPU Kota Palembang, Kamis (18/1/2018.

Dari empat pasangan calon yang dijadwalkan hadir, hanya hanya pasangan Sarimuda-Ki Agus Abdul Rozak yang lengkap datang ke KPU kota Palembang, sementara untuk pasangan Mularis Djahri-Syaidina Ali hanya di wakili oleh Syaidina Ali, sedangkan Harnojoyo-Fitrianti Agustinda, serta M Akbar Alfaro-Hernoer Roesprijadji, hanya diwaikili oleh perwakilan tim suksesnya.

“Alhamdulilah 16 Januari 2018 kemarin kami telah menerima hasil penelitian dan pemeriksaan atas keempat pasangan bakal calon dari KPU provinsi,” ujar Kepala KPU kota Palembang, Syarifudin usai menggelar hasil pengumuman.

Syarifudin mengatakan adapun hasil tes yang diumumkan yakni hasil tes kesehatan jasmani dan rohani serta hasil pengecekan bebas narkoba.

Selain itu juga pihaknya mengumumkan hasil verifikasi faktual atas ijazah para pasangan calon mulai dari ijazah SMA, strata satu dan srata dua.

“Kita sudah verifikasi semuanya, dan memang semua sah,” tegasnya.

ia menjelaskan verifikasi faktual izajah para pasangan calon ke beberapa sekolah dan perguruan tinggi seperti di Palembang, Jakarta, Bandung, dan Surabaya yang diverifikasi oleh KPU kota Palembang, untuk menilai keabsahan ijazah tersebut.

“Nah dari hasil penelitian, seluruh bakal pasangan calon dinyatakan sehat jasmani dan rohani, serta memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahapan selanjutnya. Begitupula dengan‎ pengecekan keabsahan dari ijazah para bakal pasangan calon yang hasilnya dinyatakan sah dan memenuhi syarat,” tuturnya.

Mengenai adanya konflik internal dari salah satu pasangan calon, jelas Syarifudin hal tersebut tidak mempengaruhi proses pencalonan. Dengan begitu dukungan calon tidak bisa di tarik kembali.

Hanya saja ia mengingatkan untuk pasangan perseorangan untuk segera melengkapi persyaratan perbaikan dukungan. yang aman sampai dengan saat ini masih terdapat kekurangan 45.000 dukungan lagi untuk pasangan perseorangan.