Lakukan Sidak, BPOM Masih Temukan Produk Yang Tak Layak Edar

Oleh Klikampera pada Selasa, 24 Desember 2019 08:58 WIB
BPOM Kota Palembang hari ini mengadakan sidak di salah satu pusat perbelanjaan yang ada di Kota Palembang Hypermart Komplek Palembang Indah Mall, Senin (23/12/2019)

Palembang, klikampera.com – Jelang menyambuy Tahun Baru dan Natal Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Palembang hari ini mengadakan sidak di salah satu pusat perbelanjaan yang ada di Kota Palembang Hypermart Komplek Palembang Indah Mall, Senin (23/12/2019).

Dari hasil sidak yang dilaksanakan pada hari ini BPOM masih mendapati bahan pangan yang tidak layak edar, mulaidari Tidak Memenuhi Ketentuan (TMK) Label, dan terdapat pula dengan izin edar yang sudah habis (Kadarluarsa), Serta terdapat pula kemasan yang dianggap sudah rusak ikut jiga di sita oleh petugas BPOM.

Kepala BPOM Kota Palembang Dra, Hardaningsih mengungkapkan, untuk sidak kali ini tidak hanya dilakukan di Kota Palembang melainkan dilakukan secara bersamaan juga di wilayah Kabupaten Kota lainnya seperti Kabupaten OKU Timur, OKI, Muara Enim, OKU Selatan.

“Untuk jumlah barang yang sudah kita periksa sebanyak 32 sarana, untuk Makanan Kadarluarsa (MK) ada 20 sarana (62,50%), untuk Tidak Memenuhi Ketentuan Label (TMK) ada 12 sarana (37,5%), dari hasil temuan yang didapat untuk kategori Kadarluarsa ada 14 item, 214 pcs, dengan total Rp. 872.500 rupiah, dan tanpa izin edar enam item, 118 pcs dengan total harga Rp. 3.028.000 rupiah dan untuk TMK label 66 item, 2.384 pcs dengan total harga 48.012.150 rupiah,” ujarnya.

Usai melakukan sidak di Hypermart Palembang Indah Mall, BPOM kini beralih melakukan sidak do tempat terpisah tepatnya di Dunia Parcel yang terletak di Jl. Jendral. Sudirman Palrmbang.

“Untuk ditempat yang kedua ini kembali kita temukan parcel yang isinya ditemukan produk makanan yang izin edarnya sudah hampir habis, drngan memiliki edarnya hanya tinggal satu bulan lagi,” jelasnya.

Masih Hardaningsih mengatakan, dirinya dalam hal ini menghimbau kepada seluruh pemilik retail yang ada di Kota Palembang agak tidak memilih suplier yang taat aturan. Dengan meminta suplier tidak memasukkan bahan berbahaya dan bahan yang kadarluarsa.

Sementara itu Pemilik Toko Yusuf Dunia Parcel menjelaskan, dari hasil sidak kali ini dirinya akan memperbaiki apa yang terjadi untuk hari ini. Tidak haya itu dirinya juga mengaku kalau bisnis parcelnya ini terbilang baru ia rintis.

“Dengan adanya pemeriksaan hari ini kedepan saya akan lebih teliti lagi dalam memilih produk-produk yang akan dibuat parcel, berkat adanya sidak kali ini juga saya mendapatkan pelajaran yang berharga baik itu dengan teliti memilih produk, konsekuensi yang kita dapat apabila melanggar,” tutupnya.

(Ant/riil)

Pos terkait