Lawan Bahyangkara, SFC Gunakan Pita Hitam

Oleh Klikampera pada Sabtu, 12 Mei 2018 16:52 WIB

Palembang, klikampera.com – Laga pekan kedelapan Liga 1 Indonesia antara Sriwijaya FC (SFC) versus Bhayankara FC di warnai duka.

Hal itu ditandai dengan pemakaian pita hitam di lengan tangan kedua tim saat berlaga Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring besok, Sabtu (12/5/2018)

Pasalnya legendaris yang dimiliki Tanah Air, Zulkarnain Lubis telah meninggal dunia pada Jumat (11/5/2018) pada pukul 07.45 WIB di Rs Pertamina Pali, Sumatera Selatan.

Almarhum juga turut andil mendidik talenta muda Sumsel. Itulah membuat duka besar bagi publik Sumsel.

Presiden Club Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan, Sriwijaya FC turut berbela sungkawa atas meninggalnya Maradona dari Indonesia julukan almarhum (Zulkarnain Lubis) pada masa kejayaannya itu menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 59 tahun.

“Beliau juga turut berjasa memajukan sepakbola di Sumsel. Sejak tahun 2012 di Muba, bahkan ditutup usia sebagai pelatih sepakbola di PALI. Saya selaku Presiden SFC turut berbela sungkawa. Besok kita juga akan menggunakan pita hitam sebagai tanda kehormatan di laga nanti,” kata Dodi

Zulkarnain Lubis pernah memperkuat PSMS Medan (1979-1980) dan Mercu Buana Medan (1981-1982), sebelum memperkuat klub-klub elite di Pulau Jawa, di antaranya Yanita Utama Bogor.

Pria sal Binjai itu juga pernah berseragam Tim Nasional Indonesia pada berbagai ajang dari tahun 1983 – 1986. Menurut rencana, suami dari anggota Komite Eksekutif PSSI Papat Yunisal ini akan dimakamkan di Bandung.

“Saat MCM tadi juga sudah disepakati oleh pengawas pertandingan dan tim tamu Bahyangkara FC. Usulan kita untuk pakai pita hitam sesuai intruksi Pak Presiden Club disetujui. Kita juga akan ada upacara penghormatan kepada almarhum sebelum laga di mulai,”kata Media Officer SFC Muhammad Moeslim. (SGR)

Pos terkait