Mati Suri Tiga Tahun, Pemprov Berencana Aktifkan Kembali PD Prodexim

Oleh Klikampera pada Kamis, 10 Mei 2018 14:28 WIB
  • Whatsapp

Palembang, klikampera.com – Setelah dinyatakan mati suri beberapa lama, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel berencana akan kembali mengaktifkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD Prodexim.

“Mati surinya sejak tiga tahun belakangan inilah,” ungkap Kepala Biro Perekonomian Pemprov) Sumsel, Afrian Jon, Rabu (9/5/2018).

Ia mengatakan, untuk mengaktifkan kembali perusahaan yang sebelumnya bergerak di bidang pengadaan barang dan jasa tersebut, berdasarkan hasil pertemuan dengan jajaran manajemen saat ini masih menunggu kajian kajian terkait potensial peluang usaha baru yang akan digarap.

“Ada beberapa sektor usaha yang berpeluang untuk menghidupkan kembali perusahaan tersebut. Diantaranya jasa pengelolaan satuan keamanan, industri kehutanan, dan pengembahan sektor properti,” tuturnya.

Diketahui saat ini usaha yang masih digarap oleh Prodexim adalah jasa pengelolaan parkir di Bandara SMB II. Bisa saja untuk opsi awal yang akan segera dilakukan adalah jasa pengelolaan tambahan lahan parkir.

“Ada lima titik yang ditawarkan, namun masih dalam kajian termasuk pola kerjasamanya,” ujarnya

Yang mana jika pengelolaan lahan parkir ini sudah berjalan, maka setidaknya bisa memberikan nafas bagi managemen untuk kelangsungan likuiditas perusahaan, termasuk didalamnya menyelesaikan sejumlah kewajiban yang menyangkut pada perusahaan tersebut.

Dengan kata lain, kata Afrian, meski akan diaktifkan kembali namun bukan berarti Pemprov Sumsel akan menyuntikan modal tambahan kepada PD Prodexim tersebut. Sifatnya hanya di bantu untuk membuka garapan usaha baru.

“Kedepanya Prodexim diharapkan dapat mengelola kegiatan yang lebih menguntungkan sehingga tidak akan lagi menjadi beban Pemerintah Provinsi,” pungkasnya

Dia menambahkan, dari hasil rapat terakhir tersebut, ditargetkan dalam waktu tiga bulan kedepan sudah ada titik terang, seperti penyelesaian kajian dan penjajakan kepada pihak investor.

Terlebih lagi jelas Afrian, Prodexim sendiri sudah absen beberapa tahun belakangan dalam hal kontribusinya kepada PAD Sumsel.

“ini merupakan langkah yang dilakukan sebagai salah satu bentuk optimaliasi peran BUMD guna meningkatkan sumbangsih untuk kas daerah,” tutupnya. (Ra)

Pos terkait