Mendagri Luncurkan Gerakan Sejuta Masker di Gowa

Oleh Klikampera pada Kamis, 9 Juli 2020 10:37 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian

Gowa, klikampera.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meluncurkan Gerakan Sejuta Masker Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, Sulawesi Selatan yang akan diikuti dengan pembagian masker kepada masyarakat.

Mendagri Tito Karnavian dalam sambutannya di Gowa, Rabu (8/7), mengapresiasi Gerakan Sejuta Masker yang dilakukan oleh Pemkab Gowa.

“Di Gowa, sudah ada aksi nyata. Selama ini pemerintah masih fokus melakukan sosialisasi yang cukup lama. Beberapa daerah juga sudah mengeluarkan Peraturan Bupati ataupun Peraturan Daerah (Perda) tanpa ada intervensi untuk melakukan gerakan pembagian masker seperti ini,” ujarnya.

Ia mengatakan sejuta masker yang nantinya akan dibagikan gratis kepada setiap warga merupakan langkah nyata dan selangkah lebih maju karena tidak bisa dipungkiri, masih banyak juga warga yang tidak memiliki masker.

“Saat ini yang belum ada itu aksinya karena masyarakat kita belum semuanya punya masker. Sehingga harus ada intervensi pemerintah untuk membagikan masker. Jangan hanya buat baliho ajakan pake masker tapi gak ada yang membagikan masker,” jelasnya.

Tito menilai bahwa pembagian yang dilakukan Pemkab Gowa itu merupakan salah satu cara yang efektif dalam memutus mata rantai penularan COVID-19.

Ia menyebutkan penularan virus corona ini melalui tiga aspek, yaitu cairan dari mulut dan hidung atau dropplet, benda maupun objek serta melalui aerosol.

“Karena metode penularannya tiga aspek itu, melalui dropplet, benda dan objek serta aerosol, sehingga penggunaan masker menjadi salah satu cara paling tepat untuk memutuskan penularan itu,” katanya.

Ia berharap Gerakan Sejuta Masker ini bisa diikuti oleh kabupaten dan kota lainnya di Indonesia. Dirinya juga yakin jika ini bisa diikuti daerah lainnya maka kurva kasus COVID-19 di Indonesia bisa diturunkan bahkan hingga 50 persen.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan Gerakan Sejuta Masker merupakan langkah Kabupaten Gowa dalam memutus mata rantai penularan COVID-19.

“Kami berterima kasih menunjuk Kabupaten Gowa. Kami ingin menjadi contoh daerah yang bisa disiplin memakai masker,” ujarnya.

(Ant/riil)

Pos terkait