Menteri: Industri Minyak Iran Tak Akan Menyerah Pada Tekanan AS

Oleh Klikampera pada Selasa, 27 Oktober 2020 10:15 WIB
Ilustrasi - VP Supply Export Operation PT Pertamina Agus Witjaksono (kedua kanan) bersama Senior VP PGPA PT CPI Wahyu Budiarto (kanan) dan rombongan menekan tombol sirene sebagai tanda peresmian lifting perdana minyak mentah (crude oil) di Terminal Oil Wharf No.1 Pelabuhan PT CPI di Dumai, Riau, Selasa (15-1-2019)

Kairo, klikampera.com – Menteri perminyakan Iran pada Senin (26/10) menuliskan di Twitter bahwa industri minyak Teheran tidak akan menyerah pada tekanan Amerika Serikat.

Menteri Bijan Zanganeh menyebutkan sanksi AS terhadap dirinya beserta koleganya “merupakan reaksi pasif atas kegagalan Washington untuk memangkas ekspor minyak Teheran hingga nol.”

“Era unilateralisme di dunia telah berakhir. Industri minyak Iran tidak akan lumpuh,” lanjutnya.

Amerika Serikat pada Senin memberlakukan sanksi baru yang menargetkan sektor minyak Republik Islam tersebut, termasuk Kementerian Perminyakan Iran.

Sumber: Reuters

Pos terkait