Minim Laporan Masuk, LPSK Bakal Buka Kantor Perwakilan Sumsel

Oleh Klikampera pada Jumat, 5 Oktober 2018 11:20 WIB
Rumah Bersama Relawan Pemenangan Joko Widodo dan Maruf Amin Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar acara Bincang-bincang bersama Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Republik Indonesia

Palembang, klikampera.com – Rumah Bersama Relawan Pemenangan Joko Widodo dan Maruf Amin Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar acara Bincang-bincang bersama Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Republik Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di Dian Cafe Basuki Rahmat Palembang ini dihadiri langsung oleh Ketua LPSK RI, Dr Abdul Haris Semendawai S.H., LLM., yang sekaligus menjadi pemateri pada acara yang diikuti oleh puluhan aktivis muda.

Saat diwawancarai awak media, Haris mengatakan, untuk saat ini laporan yang diterima pihaknya masih terbilang sangat sedikit. Hal tersebut disebabkan oleh minimnya pengetahuan masyarakat terhadap tugas dan fungsi dari LPSK serta Kantor yang hanya ada di Jakarta.

“Masih minim pelaporan ke kita, dari Sumsel saja jumlahnya pelaporan hanya sekitar 20-23 Laporan yang masuk pertahunnya,” ujarnya usai acara Kamis (5/10).

Dilanjutkannya, untuk meningkatkan jumlah pemohon, pihaknya akan membuka LPSK Perwakan di 12 Provinsi, termasuk Sumsel.

“Kita akan membuka LPSK Perwakilan Sumsel, karena Sumsel termasuk prioritas, tujuannya untuk meningkatkan jumlah pelapor, ” katanya.

Abdul Haris menerangkan, pihaknya sudah mengajukan izin di Menpan. Saat ini masih diproses dan juga menunggu izin dari Dirjen Kekeyaan Negara untuk fasilitas kantor termasuk sarananya.

“Semoga bisa cepat terlaksana. Kita juga butuh dukungan masyarakat Sumsel. Sehingga, dibukanya LPSK Perwakilan Sumsel ini berdasarkan keinginan masyarakat,” bebernya.

Ketika ditanya laporan kasus yang diterima dari Sumsel, Abdul Haris mengungkapkan, kasusnya beragam mulai dari korupsi, kekerasan perempuan dan perdagangan orang.

“Yang paling banyak adalah kasus kekerasan perempuan,” ucapnya.

Lebih lanjut Abdul Haris menuturkan, pihaknya berharap dengan 10 tahun berdirinya LPSK, pihaknya menjadi lebih ekspansif mengembangkan diri memaksimalkan layanan menjangkau ke kabupaten dan kota.

“Pemenuhan hak saksi dan korban lebih maksimal. Sehingga mereka puas karena haknya terpenuhi,” tandasnya.

Sementara itu, Koordinator Presidesium Rumah Relawan Pemenangan Joko Widodo dan Maruf Amin yakni Sukma Hidayat mengatakan, LPSK ini banyak yang belum tahu keberadaannya.

“Peran LPSK ini sangat penting, karena tidak hanya memberikan perlindungan hukum tapi juga perlindungan medi, kita ingin mensosialisasikan peran LPSK ke masyarakat,” katanya.

Sukma mengungkapkan, dirinya pernah menjadi korban penyiraman air keras.

“Semua biaya pengobatan berapa pun biayanya diganti oleh LPSK. Kita berharap LPSK ini ada perwakilan di Sumsel, sehingga laporan saksi dan korban lebih cepat ditindaklanjuti,” pungkasnya.

 

Wartawan: Widarman
Editor: Rianza

Pos terkait