Najib: Kebersihan Butuh Partisipasi Masyarakat dan Industri

Oleh Klikampera pada Sabtu, 24 Februari 2018 02:03 WIB

Palembang, klikampera.com – Kebersihan kota Palembang tidak mungkin akan terjaga bila hanya mengandalkan pemerintah kota Palembang saja, namun harus ada kesadaran serta partisipasi masyarakat dan industri.

Pjs Walikota Palembang Akhmad Najib menegaskan, dengan luas wilayah mencapai 400 an kilometer persegi dan penduduk yang lebih dari 1,8 juta jiwa, maka kebersihan di kota Palembang tidak mungkin akan terjaga bila tidak ada partisipasi masyarakat untuk meningkatkan kesadarannya.

2

Rumusnya, jelas Najib, sampah yang dihasilkan individu per hari yakni 0,8 kilogram. “Kalau dikali 1,8 juta, maka hasilnya sangat banyak. Nah ini kalau hanya mengandalkan pemerintah saja, mustahil akan terjaga,” katanya.

Oleh sebab itu, pihaknya sangat berharap adanya dukungan dari masyarakat khususnya industri agar memberikan CSR-nya untuk memenuhi kebutuhan alat pengangkut maupun sarana lain untuk mengatasi sampah tersebut.

“Kita sangat berharap adanya dukungan dari pihak industri agar membantu menjaga kebersihan di kota Palembang,” harapnya.

Senada, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Palembang Faizal A R menambahkan, saat ini pihaknya hanya mempunyai 1119 pekerja kebersihan kota dengan 80 angkutan sampah layak pakai dari 103 angkutan yang tersedia.

“Kita sudah koordinasi dengan pihak terkait untuk menambah 60 tenaga kebersihan lagi. Insyallah bulan depan sudah ada rekruitmennya,” bebernya.

Sementara, diakuinya, saat ini dua alat berat seperti eksavator yang dimiliki pihaknya tengah mengalami kerusakan sehingga pihaknya terpaksa meminjam bahkan menyewa alat berat tersebut ke pihak terkait.

“Tahun ini kita akan mengadakan satu alat berat baru untuk operasional di TPA Sukawinatan,” pungkasnya. (RZP)

Pos terkait