Palembang Siapkan Empat Destinasi Unggulan Untuk Piala Dunia U-20

Oleh Klikampera pada Rabu, 15 Juli 2020 11:57 WIB
Sungai Sekanak Palembang, Sumatera Selatan yang dipercantik menjelang perhelatan Asian Games XVIII tahun 2018

Palembang, klikampera.com – Pemerintah Kota Palembang menyiapkan empat destinasi unggulan baik yang baru dibangun maupun hasil penataan ulang untuk menjaring lebih banyak wisatawan saat gelaran Piala Dunia U-20 yang terpusat di Komplek Olaharga Jakabaring.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Palembang Isnaini Madani, Selasa (14/7), mengatakan empat destinasi itu yakni kawasan Restorasi Sungai Sekanak – Lambidaro, Pasar Durian Kuto, Taman Publik POM IX, dan Lawang Borotan.

“Kami akan mempersiapkan destinasi wisata sebaik mungkin agar wisatawan yang datang dapat berkunjung kembali ke Kota Palembang,” ujarnya.

Menurut dia penataan destinasi amat penting agar wisatawan dapat menikmati Kota Palembang dari banyak sisi, tidak hanya keindahan namun utamanya sejarah serta budaya.

Pemkot tidak merasa kesulitan mempersiapkan destinasi tersebut karena telah memiliki pengalaman dari event-event internasional sebelumnya seperti SEA Games 2011 dan Asian Games 2018.

Pasar Durian Kuto, Taman Publik IX dan Lawang Borotan secara fisik sudah selesai dan hanya tinggal penataan, sedangkan kawasan Restorasi Sekanak Lambidaro yang menjadi proyek mandatori Kementrian PUPR secara fisik baru menyelesaikan area Sekanak.

Selain empat destinasi tersebut, Dispar Palembang juga akan menambah lokasi serta fitur-fitur swafoto bagi wisatawan sebagai salah satu prospek menjanjikan untuk menarik lebih banyak wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Masih banyak yang kami siapkan tapi tunggu saja kejutannya,” kata Isnaini menambahkan.

Namun gelaran piala dunia U-20 yang diperkirakan masih dalam kondisi pandemi COVID-19 juga mendatangkan persoalan tersendiri karena stgima yang berkembang membuat masyarakat masih takut berwisata, kata dia, sehingga pihaknya berupaya memastikan protokol kesehatan dilaksanakan dengan ketat.

“Saat ini kami mulai mengecek berbagai lokasi wisata untuk memastikan protokol kesehatan berjalan baik, karena sektor pariwisata dan perhotelan pasca PSBB mulai bergejolak lagi,” jelasnya.

(Ant/riil)

Pos terkait