Pelatnas Atletik Terusik Akibat Tempat Latihan Tak Memadai

oleh
Agus Tinambela, Atlet Lari Jarak Jauh Sumsel yang memperkuat Indonesia di Asian Para Games 2018

Palembang, klikampera.com – Tim nasional atletik saat ini merasa terusik saat menjalani latihan di Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Solo. Pasalnya, Gor Manahan yang menjadi tempat latihan tengah direhap dan Gor Sriwendari yang menjadi alternatif kerap dipakai untuk bermain bola. Padahal, kompetisi Asian Para Games 2018 tinggal tiga pekan lagi.

Demikian dikatakan Agus Tinambela, pelari jarak jauh asal Sumsel yang tengah menghuni Pelatnas di Solo saat dibincangi melalui telepon selulernya, Kamis (13/9/2018). Menurutnya, bagi pelari jarak pendek atau sprinter sangat terusik karena untuk pelari jarak pendek harus berpindah latihan bahkan latihan berlari di sekitar hotel. Berbeda dengan lari jarak jauh memang latihan di jalan raya.

“Tapi sayang, latihan tidak maksimal. Di Stadion Sriwendari sering di pakai bermain bola di karenakan Manahan lagi di rehap,” terang Agus.

Alhasil, para atlet pun terusik dan mengambil solusi lain dengan latihan ditempat yang kurang maksimal. Tentu hal ini berdampak signifikan bagi kesiapan atlet mengingat kompetisi akan dimulai pada 6 hingga Oktober 2018 mendatang.

“Ya kalau buat sprinter latihan di sekitar hotel karena kita ada halaman yang cukup luas tapi kalau buat kami yang pelari jarak jauh bisa lari di jalan raya dengan di kawal sama pelatih,” terang Agus.

Sprinter asli putra daerah Sumsel ini mengaku latihan jelang kompetisi ini menjadi latihan yang sangat penting berdasarkan arahan pelatih. Meskipun ada pengurangan durasi latihan tapi kualitas ditingkatkan.

“Untuk minggu ini kita sudah memasukin program khusus jadi pola latihannya lebih sedikit tetapi waktunya harus lebih tajam. Contoh nya kalau kita lari 400 x10 waktu bisa nya 70 detik rest nya 3 menit tapi sekarang lebih tajam menjadi 60 detik tapi hanya 6 x dengan istirahat 2 menit,” jelasnya.

Dalam kondisi tempat latihan yang kadang terusik untuk bermain Sepakbola, namun hal ini menurutnya tidak menyulitkan timnas atletik untuk berjuang membela Merah Putih dilaga olahraga terbesar Asia tersebut.

“Itu semua gak masalah buat kita, tidak menurunkan semangat buat menuju Asian Paragames 2018 karena ini sekalian kualifikasi buat Paraolimpic di Jepang,” tegasnya.

Laporan Wartawan: Anggra
Editor: Rianza