Pemprov Sumsel Bersyukur Pasien Sembuh Covid-19 Terus Bertambah

Oleh Klikampera pada Kamis, 14 Mei 2020 13:18 WIB
Gubernur Sumsel herman Deru

Palembang, klikampera.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersyukur karena pasien sembuh dari virus COVID -19 di daerah itu terus bertambah dan kemarin ada tiga orang sehingga sekarang berjumlah 73 orang.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID -19 di Provinsi Sumatera Selatan Yusri di Palembang, Kamis (14/5), mengatakan kemarin ada penambahan tiga pasien sembuh yang berdomisili di Kota Palembang sehingga sekarang menjadi 73 orang.

“Alhamdulillah, ada penambahan 3 pasien yang dinyatakan sembuh dan mereka sudah diperkenankan berkumpul kembali bersama keluarga,” ujar dia.

Jadi hingga sekarang total pasien sembuh 73 orang, dimana mereka berdomisili di Kota Palembang 51 orang, Ogan Komering Ilir 2 orang, Ogan Komering Ulu 4 orang, Pagaralam 1 orang, Prabumulih 4 orang, Lubuk Linggau 3 orang.

Selanjutnya di Banyuasin 1 orang, Musi Banyuasin 2 orang, Muara Enim 1 pasien, Ogan Ilir 2 orang dan Luar kota 2 orang yag sudah sembuh.

Namun, selain pasien sembuh corona bertambah, pasien yang positif COVID -19 juga mengalami penambahan sebanyak 43 orang sehingga menjadi 322 kasus.

Sehubungan itu masyarakat Sumsel tetap selalu mematuhi peraturan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran COVID-19. Mengingat, pandemi corona ini jika tidak disikapi dengan baik, akan menyebabkan penambahan pasien yang cukup signifikan.

Sebelumnya Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan untuk mencegah agar tidak bertambah paparan virus itu pihaknya meminta masyarakat untuk selalu mematuhi aturan pemerintah, pakailah masker terutama berada di tengah kerumunan.

Selain itu juga harus rutin cuci tangan di air mengalir, perkuat daya tahan tubuh, tidur dan istirahat yang cukup. Kemudian beraktivitas yang teratur, tidak stres dan tidak panik.

Pihaknya juga telah menyetujui penerapan Pembatasan Sosial Beskala Besar di dua kota yakni Palembang dan Prabumulih.

PSBB itu akan diterapkan dimulai usai lebaran nanti yang tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

(Ant/riil)

Pos terkait