Pengurus Yayasan Beasiswa 10.000 Regional Palembang Resmi Dilantik

oleh
Reky Prima Koordinator Beasiswa10.000 Regional Palembang dan Shafira Alfarisi Founder dan Presiden Beasiswa10.000

Palembang, klikampera.com – Pelantikan pengurus yayasan Beasiswa 10.000 Regional kota Palembang resmi dilantik. Pelantik tersebut berlangsung di Aula Gedung Perpustakaan Daerah Kota Palembang pada Minggu, 15 Juli 2018. Dalam pelantikan ini Reky Prima terpilih sebagai Ketua Koordinator Regional Palembang berdampingan dengan rekan satu kampusnya Universitas Sriwijaya yaitu Jusman Kholil selaku Wakil Koordinator.

Beasiswa 10.000 adalah sebuah yayasan dari platform pendidikan yang bergerak dalam bidang pendidikan dan berbasis volunteer resmi. Dengan pilot project yang akan dilaksanakan yaitu Bimbel Gratis dan Sekolah Bakat Gratis.

Meskipun yayasan ini terbilang masih sangat baru tetapi telah memiliki sekitar 1.500 lebih volunteer yang tersebar di 15 kota di Indonesia yang terbagi dalam tiga wilayah. Wilayah pertama yaitu Jakarta sebagai pusat dari Beasiswa 10.000, Bekasi, Bogor,Depok, Bandung. Wilayah kedua Yogyakarta, Solo, Malang, Semarang, sedangkan wilayah ketiga adalah Medan, Lampung, Palembang, Makassar, dan Padang.

“Beasiswa 10.000 sendiri dari kata 10.000 diberikan karena nominal tersebut merupakan nominal terkecil kalau kita mau transfer berdonasi via atm, jadi dengan Rp. 10.000; seseorang sudah bisa berkontribusi untuk perubahan pendidikan yang besar”. Ujar Shafira Alfarisi, Founder dan Presiden Beasiswa 10.000

Selain itu yayasan ini juga sudah diakui oleh Kementrian Hukum dan HAM sejak tanggal 13 Maret 2018 lalu. Safhira dan pengurus pusat lainnya telah diundang ke istana kepresidenan mewakili yayasan Beasiswa 10.000 yang dipegangnya ini.

Beasiswa 10.000 memiliki empat divisi yakni:
1. Divisi penyaluran donasi dan pencairan dana
2. Divisi program pendidikan yang menjadi pilot project beasiswa 10.000
3. Divisi education event seperti melakukan seminar, lomba-lomba, workshop pendidikan dan lainnya.
4. Badan audir dan internal yang menjadi badan penguat dari Volunteer Beasiswa 10.000

“Perihal bimbel gratis dan sekolah bakat gratis ini akan segera kita realisasikan kemungkinan juli akhir-agustus awal. Saat ini kita sedang memaksimalkan tempat untuk membackup proses belajar mengajarnya. Pemilihan tempat akan kita usahakan sebaik dan senyaman mungkin karena kita baru di Kota Palembang mengingat deadline yang sudah mepet dan dana kita yang minim”. Ujar Reky.

“InsyaAllah kita akan segera mencoba membuat dan bekerjasama dengan instansi dan pemerintahan kota Palembang guna memperlancar, memaksimalkan, dan mencapai sasaran kita yaitu pilot project Beasiswa 10.000 Bimbel gratis dan sekolah bakat gratis ini” tambahnya.

Tak hanya itu Reky dan rekan volunteer lainnya telah melakukan langkah awal dengan penggalangan dana, pengumpulan donasi dan kewirausahaan untuk membackup biaya yang diperlukan seperti tempat, alat belajar mengajar dan keperluan lainnya. Meskipun hal ini masih terbilang cukup jauh untuk menutupi kekurangan tersebut.

Dalam kegiatan ini juga Beasiswa 10.000 membuka kesempatan kepada seluruh masyarakat maupun instansi untuk ikut serta berpartisipasi maupun berdonasi memaksimalkan pendirian bimbel gratis tersebut yang dapat diakses melalui akun instagram @beasiswa10000_palembang.

Reky berharap program ini dapat mampu mewujudkan pendidikan yang lebih baik di kota Palembang dengan sasaran siswa-siswi tingkat sekolah dasar hingga atas serta anak-anak kurang mampu dan putus sekolah. Dan, Reky juga berharap kegiatan ini mampu menjadi pemberdayaan positif dan menginspirasi khususnya dikalangan pemuda pemudi.

 

Wartawan:  Lia
Editor: Rianza