Pertamina EP Dorong Pengembangan Biogas di Ogan Ilir

Oleh KlikAmpera pada Senin, 25 November 2019
Seorang ibu rumah tangga memanfaatkan energi biogas yang berasal dari kotoran sapi untuk keperluan memasak sehari-hari di Desa Tanjung Bulan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Sabtu (8/10)
  • Whatsapp

Palembang, klikampera.com – PT Pertamina EP mendorong pengembangan biogas untuk warga Desa Burai, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan sebagai tindak lanjut program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang telah dilakukan di desa tersebut sejak 2017.

CSR Staff Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Field Erwin Hendraputra, Minggu (24/11), mengatakan saat ini persiapan pengadaan biogas masih berupa pembangunan kandang sapi, tabung biogas, dan jalur ke rumah-rumah.

“Pembangunan biogas tersebut dinilai tepat karena Desa Burai memiliki sumber daya sapi yang cukup besar,” kata dia.

Menurutnya, pengadaan biogas untuk warga tersebut merupakan kelanjutan dari program CSR yang telah dilakukan perseroan sejak 2017. Mulanya, pada tahun tersebut, Pertamina memberikan bantuan dalam bentuk pengembangan desa wisata Burai.

Dua tahun berselang, Desa Burai kini menjadi salah satu tujuan wisata di Sumatera Selatan. Desa tersebut menonjolkan perkampungan warna warni dengan sejumlah wisata air yang memanfaatkan sungai di perkampungan.

Selain itu, Desa Burai juga dibantu memasarkan kain songket khas mereka. Setidaknya, rata-rata pemasukan warga Desa Burai dalam satu bulan mencapai Rp500 juta dari desa wisata dan kain songket.

“Kami kembangkan balai serba guna, saung wisata, dan wisata air. Mulai 2020 akhir kami lepas, ke depan kami persiapkan untuk biogas warga,” kata dia.

Kepala Desa Burai Periyanto mengatakan biogas merupakan bantuan selanjutnya yang diharapkan warga dari Pertamina. Terlebih, rata-rata konsumsi gas LPG di Desa Burai mencapai tiga sampai empat tabung ukuran 3 kilogram per bulan.

Menurutnya, selain untuk membantu kebutuhan bahan bakar warga, pemanfaatan biogas juga menjadi solusi limbah kotoran sapi di Desa Burai.

(Ant/riil)

Pos terkait