PLN Terjunkan 350 Petugas Saat Asian Games

  • Whatsapp

Palembang, klikampera.com – Jelang pesta olahraga Asian Games yang bakal dihelat pada 18 Agustus hingga 2 September 2018 mendatang di Jakarta dan juga Palembang berbagai sektor mulai mengencangkan ikat pinggang melakukan persiapan.

Tak hanya kesiapan venue, infrasstruktur pun juga kesiapan tenaga listrik dalam memasok agar situasi dan kondisi tetap kondusif saat jalannya perhelatan olahraga terbesar se Asia tersebut.

Pun juga bagi PLN Wilayah S2JB yang memastikan segala kesiapan dan ancaman sudah dipersiapkan sebagaimana instruksi Olympic Councyl of Asia (OCA).

“Jadi, selama Asian Games berlangsung PLN siap menerjunkan 350 petugas yang akan piket jaga selama 24 jam. Selain itu juga disiapkan 25 posko yang akan siaga baik itu di venue, wisma atlet, Griya Agung, Bandara dan lainnya,”ujar GM PLN Wilayah S2JB Daryono pada acara silaturahim media di Kedai Tiga Nyonya Palembang, Jumat (11/5/2018).

Lanjut Daryono bahwa kemampuan pembangkit yang ada saat ini di Sumsel sebesar 1.248 MW dan beban puncak tertinggi sebesar 673 MW.

“Nah dalam rangka Asian Games nanti PLN telah mempersiapkan infrastruktur kelistrikan khususnya kota Palembanb dengan daya mampu pembangkit sebesar 821.78 MW. Dimana dalam menghadapi Asian Games, kota Palembang akan dipasok dengan sistem kelistrikan 70 KV dan 150 KV,”lanjutnya.

Untuk mendukung tujuan tersebut, PLN juga membangun tambahan 5 gardu induk (GI) antara lain GI New Jakabaring, GI Gandus, GI Kenten dan perkuatan pasokan listrik untuk Jakabaring Sport City (JSC) Palembang dengan pengembangan skema Zero Down Time (ZDT) dengan pembangunan SKTM seluruh section.

Dan yang tak kalah penting adalah dalam waktu dekat yakni jelang Ramadhan dan Idul Fitri serta Pilkada serentak.

“Beban puncak pada awal bulan Ramadhan 1439 pada 17 Mei akan berada di 3.159 MW dengan 3.411 MW sehingga masih terdapat cadangan daya sebesar 252 MW,”jelasnya.

Sedangkan pada idul fitri, diperkirakan ouncaj 2.907 MW dab 2.573 MW dengan trend beban puncak cenderung menurun. Daya mampu pemvangkir yang tersedia sebesar 3.743 MW sehingga menyediakan cadangan daya sebesar 836 MW-1.1.70 MW.

“Sementara siap menjaga pasokan listrik Piljada serentak yang digelar pada 27 Juni 2018 yang diperkirakan akan memiliki beban puncak 3.087 MW dan daya mampu pembangkit sebesar 3.434 MW dengan cadanhan daya sebesar 346 MW,”pungkasnya. (SGR)

Pos terkait