Polisi Lakukan Rekontruksi Pengeroyokan Suporter Jakmania Haringga Sirila

oleh -48 views
Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Yoris Marzuki

Bandung, klikampera.com – Peristiwa tragis menjelang laga sepakbola antara persija Jakarta melawan Persib Bandung, pada gelaran Liga 1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api Bandung beberapa waktu yang lalu, yang menewaskan salah satu suporter Persija, Haringga Sirila (23) menuntut pihak kepolisian untuk bergerak cepat.

Kemarin, Rabu (26/9), pihak kepolisian menggelar rekonstruksi dengan menghadirkan delapan orang tersangka dan dua orang saksi mata.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Yoris Marzuki, mengatakan bahwa untuk gelar rekonstruksi ini, diperagakan 16 adegan yang diperankan oleh delapan orang tersangka dan dua orang saksi. Rekonstruksi ini dimulai dari adegan saat korban, Haringga Sirila, diseret menuju ke sebuah gerobak bakso yang sedang mangkal.

Berdasarkan keterangan saksi, Adang Ali (67) yang melihat kejadian tersebut. Menurut Saksi Adang, bahwa dirinya telah berusaha untuk melerai dan menghentikan pengeroyokan, namun situasi begitu ramai, dan pukulan melayang dari berbagai arah, sehingga dirinya didorong-dorong oleh pelaku.

Hal yang sama dilakukan oleh saksi yang lain, Dede Supriyadi (40), yang mengatakan bahwa dirinya sudah berusaha melerai, dan bahkan dia melihat ada diantara pelaku yang berusaha mencuri dompet milik korban. Rekonstruksi ini juga dihadiri oleh jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Bandung dan pengacara tersangka.

Selain itu, Yoris mengatakan bahwa pihak kepolisian sudah membentuk tim khusus yang bertugas memburu pelaku lainnya, termasuk seseorang yang merekam kejadian tersebut menggunakan kamera handphone. Menurut Yoris, bahwa pihak kepolisian dan TNI sudah melakukan standar operasional prosedur pengamanan yang seharusnya, namun kejadian tersebut terjadi beberapa jam menjelang laga antara Persija dan Persib, dan kedelapan tersangka pelaku tersebut tidak punya tiket masuk.

Sementara itu, Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi telah menghentikan sementara pelaksanaan liga 1, menyusul kematian suporter Persija tersebut, hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha, mengatakan bahwa PSSI juga akan mengkaji ulang Standar Operasional Prosedur pelaksanaan Liga 1 , dan membentuk tim investigasi penyebab kematian salah satu suporter Persija tersebut, untuk kemudian akan dilaporkan kepada federasi sepakbola dunia FIFA. Selain itu, PSSI juga akan menggelar pertemuan dengan stakeholder terkait termasuk perwakilan suporter.

 

Liputan Khusus: A. Sandy
Editor: Rianza