Retak, Plat Lantai Ampera Diperbaiki

oleh -128 views

Palembang, klikampera.com – Kepala BBPJN V, Zamharir Basuni mengungkapkan, Jembatan Ampera yang menjadi penghubung utama kawasan seberang ilir dan seberang ulu ini akan kembali di perindah dengan di cat ulang.

“Karena kita bisa lihat saat ini catnya sudah agak pudar, jadi akan kita cat kembali agar terlihat cantik dan indah,” katanya.

Ia menjelaskan, selain melakukan pengecatan, Ampera juga akan direnovasi meliputi perbaikan tiang penyanggah yang mulai berkarat, fasilitas pejalan kaki, dan bagian dalam Ampera juga akan di cat.

“Untuk memperindah Jembatan Ampera, pihak terkait telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 20 miliar,” ungkapnya.

Sedangkan untuk pengecetan jembatan akan dilakukan bagian luarnya terlebih dahulu dan setelah Asian Games baru akan dilanjutkan pengecetan bagian dalamnya.

“Kalau orang lihat itu kan lebih kebagian luarnya dulu jadi nantinya akan dicat bagian luarnya dulu. Untuk bagian luar ini ditargetkan selesai sebelum lebaran, jadi pada saat Asian Games Jembatan Ampera ini sudah indah dilihat,” ungkapnya.

Nah berkaratnya tiang penyangga Ampera ini disebabkan seringnya oknum masyarakat yang membuang air seni sembarangan. Saat tengah buang air kecil tersebut, mereka membuangnya tepat di tiang penyangga yang terbuat dari baja. Maka dari itu, pihaknya juga akan melakukan renovasi pada tiang-tiang penyangga ini.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa meskipun akan dilakukan renovasi maka tak akan ada penutupan jembatan, jadi masyarakat tetap bisa melaluinya seperti biasa.

“Nah karena ini anggaranya Rp 20 miliar jika nantinya lebih maka akan kami ajukan untuk pemanfaatan sisa lelang berupa jam digital. Kalau ini masih dalam tahap rencana saja,” bebernya.

Sementara itu, PPK Jalan dan Jembatan Satker Metropolitan, Suwarno mengatakan, Jembatan Ampera yang merupakan icon kota Palembang saat ini tengah direnovasi. Selain dicat dan memperbaiki pedestrian juga dilakukan perbaikan plat lantai Ampera.

“Ada keretakan, bekas kena kebakaran beberapa tahun lalu. Jadi, kita lakukan injeksi beton growthing ke dalam lantai yang retak,” kata Suwarno menambahkan, saat ini masih terus dilakukan pengecatan dasar untuk jembatan rampasan perang Jepang ini. “Kita cat dasar dua lapis, setelah itu baru cat permukaan. Warnanya tetap merah,” ungkapnya.

Ketahanan cat ini sendiri, sambung dia, untuk glossy bisa bertahan sampai lima tahun. Sedangkan anti karatnya sampai 10 tahun kedepan. “Biaya yang untuk pengecatan ini mencapai Rp 4 miliar,” bebernya.

Sedangkan untuk pedestrian, kata Suwarno, akan diganti dengan batu granite. “Sekarang sudah mulai ada pemasangan. Yang lama diganti dengan granite. Nanti, akan dipasang bangku taman. Untuk penghijauannya akan memakai pot, tapi kemungkinan baru tahun depan diadakan,” ungkapnya.

Targetnya, lanjut Suwarno, perbaikan pedestrian Ampera di sebelah kanan ini akan selesai sebelum Idul Fitri. “Lebaran, kita stop dulu pengerjaan. Setelah itu langsung menyambung ke pedestrian sisi kiri,” jelasnya. (ra)