Reza Rahardian Sutradarai “Sementara, Selamanya”, Ini Kata Ika Natassa

Oleh Klikampera pada Jumat, 26 Juni 2020 11:33 WIB
Poster "Sementara, Selamanya" (2020)

Jakarta, klikampera.com – Kolaborasi antara penulis Ika Natassa dan Reza Rahardian bukanlah hal yang baru di dunia perfilman Indonesia setelah Reza beberapa kali memainkan peran untuk film-film adaptasi novel dari Ika seperti “Critical Eleven” dan “Twivortiare”.

Kali ini, kolaborasi keduanya cukup berbeda. Ika tak menulis karya novel, melainkan sebuah skenario untuk miniseri yang dimainkan dan disutradarai Reza, “Sementara, Selamanya”.

Melalui bincang-bincang bersama antara, Kamis (25/6) petang, Ika mengatakan bahwa peran Reza sebagai sutradara sama bagusnya dengan kemampuan aktingnya.

“Ketika Reza main di film yang diadaptasi dari bukuku… aku melihat cara dia melakukan pendekatan ke peran, itu sangat serius dan dedicated untuk menjiwai peran. Dengan keterbatasannya untuk minimalize jumlah kru, aku rasa Reza juga menantang dirinya sendiri agar proyek ini bisa di bawah kontrol dia,” kata Ika.

“Hampir semuanya (adegan-adegan utama) diperankan Reza, jadi he’s like directing himself. Jadi jalan aja dan Reza luar biasa jadi aktor dan sutradara. Acting is already hard enough. Tapi Reza bisa jadi sutradara dengan kondisi terbatas seperti ini,” lanjutnya.

Ketika ditanya apakah ia puas dengan hasil akhir miniseri ini, Ika mengungkapkan bahwa ia sangat puas dengan dedikasi dan kekompakan para pemeran dan kru, yang mampu membawa kisah yang ia tulis ke bentuk audio-visual nan cantik.

Ia berharap, miniseri ini dapat menjadi pengingat dan pemantik empati para penontonnya akan kontribusi orang-orang yang turut berjuang menghadapi pandemi COVID-19 di baris terdepan.

“Lewat miniseri ini, harapannya orang jadi ada gambaran, ‘Ini lho rasanya hidup terpisah’, rasanya ditinggal tugas, punya pasangan dokter yang harus ambil resiko, dan aku mau tunjukin itu,” kata Ika.

“Jadi, bisa menggugah orang-orang secara empati tanpa harus mengalami langsung, dan kita akan menjadi gampang untuk menyentuh banyak orang lewat cerita, alih-alih instruksi,” pungkasnya.

(Ant/riil)

Pos terkait