Ribuan Mahasiswa Baru Demo di Kampus UIN Raden Fatah Palembang

oleh -138 views
Suasana demo mahasiswa baru di kampus UIN Raden Fatah Palembang

Palembang, klikampera.com – Ribuan mahasiswa baru (Maba) mendadak melakukan aksi demo dengan mengenakan topi ala petani di halaman kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Jumat (10/8/2018).

Aksi demo yang diikuti mahasiswa senior tersebut menuntut peninjauan ulang kebijakan DO dan verifikasi Uang Kuliah Tunggal (UKT) serta fasilitas kampus yang tak berfungi secara maksimal. Mulai dari AC mati, proyektor mati dan juga WC yang tak berfungsi.

“Demo ini mendadak kak, kami diperintahkan kaka damping kumpul di lapangan bola pukul 06.00 WIB, setelah kumpul kami diajak” menuju gedung rektorat dan melakukan demo. Jadi tidak ada persiapan lagi dan langsung aksi saja,” ungkapnya salah satu maba jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) yang tidak ingin disebutkan namanya.

Sementara itu, Ketua Dema UIN Raden Fatah Palembang, Imam Santoso mengatakan, maha yang ikut serta dalam aksi semo tersebut merupakan kehendak pribadi dan tidak ada unsure paksanaan dan ancaman untuk ikut serat dalam aksi demo. “Tidak ada paksanaan yang diberikan ke MAba agar ikut demo dengan mengancam tidak memberika sertfikat PBAK dan lain sebagainya,” tegasnya.

Terpisah, Wakil Rektor III UIN Raden Fatah Palembang, Rina Antasari mempersilahkan maba melakukan aksi demo meskipun belum mengikuti PBAK. Menurutnya, saat ini adalah zaman milenial sehingga maba memiliki pemikiran sendiri terkait isu yang berkembang di dalam kampus. “MEskipun mereka maba dan belum melakukan PBAK namun melakukan demo adalah hak mereka,” ujarnya.

Akan tetapi, saat dikonfirmasi terkait dugaan adanya intervensi senior dalam demo tersebut, Rina tidak ingin berkomentar banyak dan mengaku berfikir posistif dengan menyambut baik gagasan yang diberikan mahasiswa baru. “Kita berfikir positif saja, kita mengakomodir semua tuntutan mereka,” akuinya.

Sementara itu, 4.300 maba yang didampingi pengurus BEM UIN Raden Fatah Palembang membubarkan diri sekitar pukul 11.30 WIB setelah beberapa perwakilan dekan dari sejumlah fakultas di UIN melakukan tanda tangan diatas materai untuk menyetujui berbagai poin tuntutan yang mereka ajukan.

 

Wartawan: Sugiarto
Editor: Rianza