Sat Pol PP dan Dinas Terkait Lakukan Penyegelan Sementara Bakso Granat Bang Azis

oleh -17 views
Sat Pol PP dan DPMPTSP Kota Palembang, TNI - Polri Kota Palembang, hari ini bersama - sama melakukan penyegelan sementara Bakso Granat Azis, Selasa (22/10/2019)

Palembang, klikampera.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Palembang bersama dinas terkait Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palembang, TNI – Polri Kota Palembang, hari ini bersama – sama melakukan penyegelan sementara Bakso Granat Azis, di Jalan Inspektur Marzuki tepatnya di depan SMAN 11 Palembang, Selasa (22/10/2019).

Proses penyegelan Bakso Granat Bang Aziz

Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Palembang Alhaidir mangungkapakan, untuk penyegelan kali ini dilakukan atas dasar beberapa kali peringatan, terhadap yang bersangkutan sebagai wajib pajak.

“Sesuai dengan Surat Keputusan Walikota Palembang No. 409.a/KPTS/SATPOLPP/2019 tentang Penutupan Sementara terhadap usaha wajib pajak milik Abdul Anzisy selaku pimpinan Bakso Granat Mas Azis di Jl. Inspektur Marzuki Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I, alhamdulillah penyegelan sudah kita lakukan dan berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Lanjut Alhaidir mengatakan, penyegelan sementara ini sampai selaku pemilik usaha mau mematuhi peraturan pemerintah Kota Palembang yang kaitannya dengan wajib pajak.

Dimana, “jika dalam kurun waktu satu hari atau dua hari dan seterusnya ingin melakukan pemasangan alat e – Tax dan mau mematuhui peraturan Pemerintah sesuai dengan ketentuan yang telah di tetapkan oleh Pemerintah makan Penyegelan akan Kami buka kembali,” terangnya.

Ia menambahkan, tempat usaha itu sudah dipasang segel, dipasang rantai dan digembok, jika dibuka paksa maka akan dikenai pasal 232 ayat 1 KUHP ancaman hukumannya maksimal dua tahun delapan bulan penjara.

Sementara itu Agung Nugraha, Kabid Pajak Daerah Lainnya, BPPD Kota Palembang mengatakan bahwa pemilik Bakso Granat Mas Azis sudah diberi peringatan hingga tiga kali namun tidak diindahkan.

“Untuk penyegelan pada hari ini juga sifatnya sementara, kalau pemiliknya sudah bersedia mematuhi aturan dan membuat surat pernyataan kepada BPPD Kota Palembang untuk mematuhi peraturan dan bersedia dipasang e-tax maka dapat dibuka kembali.

Lanjutnya, setelah semua syarat pembukaan dipenuhi maka selama enam bulan gerai bakso akan terus diawasi untuk melihat kestabilannya.

Silain pihak, Kuasa Hukum bakso Granat Mas Azis menyatakan bahwa kejadian ini adalah miss communication. Kliennya bukan tidak mengindahkan tetapi tidak memahami surat peringatan yang diberikan.

“Management Bakso Granat Mas Azis telah melayangkan surat, terkait kesediaan pemasangan alat e-tax pada hari Jum’at tanggal 19 Oktober 2019 lalu. Kita akan segera urus segala sesuatunya, sehingga bisa beroperasional kembali,” tutupnya.

Wartawan: M. Daud
Editor: Rianza