Sembuhkan PDAM Tirta Lematang, Bupati Lahat Belajar Ke Pemkot Palembang

oleh -51 views
Bupati Lahat Cik Ujang saat bersilaturahmi dengan Walikota Palembang H. Harnojoyo, Jumat (8/1), di Rumah Dinas Walikota Palembang

Palembang, klikampera.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lematang sedang dalam kondisi tidak sehat. Dalam upaya menyembuhkannya, Bupati Lahat beserta jajaran belajar dari PDAM Tirta Musi Palembang.

Hal ini diungkapkan Bupati Lahat Cik Ujang saat bersilaturahmi dengan Walikota Palembang H. Harnojoyo, Jumat (8/1), di Rumah Dinas Walikota Palembang.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Palembang. Kami datang ke Palembang minta bimbingan untuk membenahi PDAM Lahat,” ujarnya.

Menurutnya, PDAM Kota Palembang dalam kondisi sehat dan telah mampu menyumbangkan PAD Rp 55 Milyar per tahun, sedangkan PDAM Lahat masih disubsidi pemerintah. Dirinya mengatakan banyak faktor penyebab belum baiknya PDAM Tirta Lematang, diantaranya kualitas air yang kurang baik serta sumberdaya manusia pengelola PDAM yang belum maksimal.

Menanggapi hal ini Walikota Palembang H Harnojoyo mengaku akan membantu Pemerintah Lahat dalam memperbaiki kondisi PDAM Tirta Lematang. Sebelumnya sejumlah daerah pun telah lebih dahulu belajar dengan PDAM Tirta Musi.

“Bila daerah lain belajar sama PDAM Tirta Musi, maka kita harus terus memacu diri agar lebih baik,” ujar Harnojoyo.

Dikatakannya, apapun bentuknya Palembang akan tetus berupaya membenahi kualitas pelayanan serta menambah kapasitas distribusi PDAM. Hal ini menurutnya, merupakan komitmen kepala daerah untuk mencukupi pemenuhan kebutuhan masyarakat akan air bersih.

“Komitmen ini dimulai dari manajemen dan profesionalisme PDAM. Pemerintah Kota Palembang sendiri tidak ikut campur tangan atas kebijakan pengembangan PDAM Tirta Musi,” ujarnya.

Dalam dua tahun berturut-turut sumbangan PDAM bagi PAD Kota Palembang telah mencapai Rp 55 miliar. Pemerintah Kota Palembang siap berbagi ilmu bagi daerah lain yang ingin mengembangkan PDAM, karena air merupakan hajat hidup orang banyak.

Wartawan: Ria Amelia
Editor: Rianza