Siapkan Air 1.100 Liter Perdetik

oleh -71 views

Palembang, klikampera.com – PDAM Tirta Musi tengah mengalami defisit air sebesar 300 liter perdetik diseluruh sisi kota Palembang, diantaranya sebagian di kawasan Sako, Sukarami, Talang Jambe, dan beberapa kawasan lainnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, PDAM Tirta Musi rencananya akan melakukan investasi alternatif jangka panjang dengan membangun pipa baru di kawasan Seberang Ilir dengan‎ kapasitas 1.100 liter perdetik.

“Kita akan pasangan Intake dan IPA di Gandus. Tapi itukan perlu proses. Diprediksi 2-3 tahun pembangunan ini akan selesai,” Kata Humas PDAM Tirta Musi, Dudi Iskandar.

Dudi juga menerangakan, PDAM Tirta Musi menargetkan sebanyak 11.327 pemasangan pelanggan baru. Dari jumlah itu, PDAM Tirta Musi akan lebih melakukan ekspansif di kawasan Seberang Ulu.

Ini mengalami penurunan, dari target 2017 sebanyak 13.827 pelanggan baru, dan yang terealisasi baru 9.869 pelanggan baru atau persentasenya realisasi sekitar 71,37 persen.‎

“Selama 2017 yang lalu, memang ada pemasangan baru yang sedikit tertahan. Itu untuk pelanggan di kawasan Sako, Sukarami, dan Gandus. Kita tidak bisa paksakan kalau di daerah itu, karena keadaanya memang defisit,” katanya.

Disinggung mengenai pengairan dibeberapa daerah yang berbeda, yakni ada daerah yang ‎dialiri air selama 24 jam, dan ada daerah yang hanya dialiri air di jama-jam tertentu.

Dudi menjelaskan, kawasan seperti di Poligon, kawasan Jalan Demang Lebar Daun, kawasan Macan Kumbang, dan beberapa daerah sekitar lainnya karena kawasan tersebut berada di daerah yang berada di jalur pengaliran dari Intake Karang Anyar yang dialirkan dibeberapa daerah.

“‎Misalnya ya dari intake Karang Anyar itu di kirim ke Booster KM 4, dan dari sana baru di kirim ke Sako, sehingga untuk mencapai ke Sako itukan butuh waktu untuk dialirkan ke rumah warga. Sementara air terus mengalir 24 jam mengalir dari Intake ke Booster, jadi kawasan yang berada di jalur pengaliran air, bisa 24 jam, sementara daerah lain butuh waktu. Begitu, bukan karena defisit air,” jelasnya.

‎Dudi juga menegaskan, kedepan rencananya PDAM Tirta Musi akan melakukan penyesuaian tarif pemasangan baru. Pasalnya, harga pasang baru sebesar Rp 1,1 juta sudah tidak sesuai lagi dengan biaya material yang terus naik.

“Harga ini sudah dari 2006 belum ada kenaikan. Kita sedang bahas, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa mendapatkan hasil. Kalaupun ada penyesuaian jumlahnya tidak akan besarlah,” tegasnya.

Ditanya mengenai program air bersih siap minum. Dudi mengaku, belum akan menambah kawasan air siap minum. Kawasan siap minum ini sudah disediakan oleh PDAM Tirta Musi di kawasan Kambang Iwak Family (KIF) Park, Benteng Kuto Besak, Kantor Walikota, dan beberapa kawasan lainnya.

“Belum akan penambahan lagi, masih tetap,” katanya. (RA)