Stadion Bumi Sriwijaya Jadi Stadion Alternatif Laga Kandang SFC

oleh -149 views

Palembang, klikampera.com – Berangkat dari keinginan PT Liga Indonesia Baru (LIB) agar Sriwijaya FC harus menyiapkan stadion alternatif dari stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, maka PT Liga Indonesia Baru (LIB) pun melakukan ferivikasi ke Stafion Madya Bumi Sriwijaya.

Dua verifikator PT LIB, Surya Binanga dan Zumi Zoftan datang ke Palembang (22/1/2018) untuk melihat langsung kondisi Stadion MBS di kawasan Kampus Palembang.

Keduanya yang didampingi pengurus stadion dan manajemen SFC meninjau satu per satu fasilitas yang ada di stadion.

Menurut Verifikator PT LIB, Surya Binanga, Sriwijaya FC mendaftarkan Stadion Madya Bumi Sriwijaya sebagai home base alternatif selama Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring masih dalam tahap renovasi.

Pada tahap awal ini, hanya sebatas melihat-lihat fasilitas stadion ini dan memverifikasi beberapa bagian.

“Seperti ada 4 ruang ganti, ruang wasit, ruang VVIP dan lain-lain. Memang ada beberapa hal yang nanti kami sampaikan ke manajemen Sriwijaya FC untuk dilakukan penambahan atau perbaikan. Tapi sejauh ini belum ada kendala berarti yang kami temukan baik fasilitas maupun kondisi lapangan,” ujar Surya ditemui di Stadion Madya Bumi Sriwijaya.

Selain memverifikasi Stadion MBS, lanjut Surya, PT LIB juga akan meninjau kondisi home base utama SFC yaitu Stadion GSJ. Menurut Surya, timnya hanya akan meng-update perkembangan stadion yang sudah bertaraf internasional itu.

“Paling kami update sampai kapan kira-kira (renovasi) selesai sehingga Sriwijaya bisa pakai,” kata dia.

Surya menambahkan, selain fasilitas stadion dan lapangan, PT LIB juga memastikan ketersediaan lampu penerangan lapangan.

Hal ini terkait dengan penyusunan jadwal pertandingan, PT LIB tidak tahu apakah Sriwijaya FC akan mendapat jadwal sore terus atau ada yang malam juga. Oleh karena itu kebutuhan adanya lampu penerangan yang memenuhi standar sangat diperlukan.

“Tadi sempat ngobrol dengan kontraktor pemasangan lampu, Februari pertengahan sudah selesai dan bisa digunakan. Kalau standar Liga 1 sinar lampu penerangan lapangan minimal 800 lux. Sedangkan informasi dari kontraktor lampu yang terpasang sinarnya mencapai 1.600 lux. Tapi nanti akan kami cek lagi kalau sudah bisa dites lampunya,” kata Surya.

Surya mengatakan, tim verifikasi PT LIB dibagi ke beberapa tempat. Untuk tahun ini verifikasi difokuskan ke tim-tim yang promosi yaitu Persebaya Surabaya, PSIS Semarang dan PSMS Medan.

“Selain itu juga kami verifikasi ke beberapa stadion alternatif yang diajukan klub, khususnya yang stadion utamanya akan digunakan di ajang Asian Games mendatang,” pungkasnya.