Tingkatkan Ekonomi Kreatif, Anggota DPD RI Arniza Nilawati Siap Berkolaborasi dengan KEKRAF Kota Palembang

Oleh Klikampera pada Minggu, 26 Juli 2020 15:38 WIB
Anggota DPD RI Arniza Nilawati, S.E., M.M., saat diskusi bersama KEKRAF Kota Palembang, Minggu (26/7/2020).

Palembang, klikampera.com – Memanfaatkan masa reses, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Arniza Nilawati, S.E., M.M., menggelar diskusi santai bersama Komite Ekonomi Kreatif (KEKRAF) Kota Palembang guna membahas pengembangan ekonomi kreatif di kota Palembang.

Anggota Komite IV DPD RI Arniza Nilawati, S.E., M.M., mengungkapkan, tadi sudah dilakukan obrolan santai ada beberapa hal yang mungkin harus segera dilakukan yaitu SK kepengurusan dan gedung sekretariat KEKRAF kota Palembang, karena untuk melakukan aktivitas harus memiliki tempat sebagai house kretifitas, guna menciptakan kolaborasi ide dan gagasan tentang ekonomi kreatif.

Ia melanjutkan, Surat Keputusan (SK) harus segera diupayakan untuk segera diterbitkan, jangan sampai ini menjadi suatu kendala apabila tim KEKRAF kota Palembang untuk bekerja.

“Untuk bisa melakukan aktifitas yang sifatnya global harus ada aktifitas yang ruang lingkup yang kecil tanpa memiliki hambatan, karena itu sangat diperlukan legalitas yang jelas,” ungkapnya, Minggu (26/7/2020) di Restoran Pempek Lenggok Jalan Tasik Kecamatan Bukit Kecil Kota Palembang.

Lanjut Arniza menjelaskan, disamping itu peningkatan perekonomian daerah sangat berkaitan dengan investor dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), oleh karena itu perlu adanya wadah bagi KEKRAF kota Palembang ini agar bisa melaksanakan kegiatan yang lebih besar atau global ke depan.

“Banyak ide dan gagasan terkait pengembangkan usaha kreatif dalam diskusi tadi, agar bisa menjadi suatu tempat yang terpadu, tentu ini nanti akan membidik investor besar dan ini mungkin menjadi ranah saya ketika saya akan mengadakan rapat dengan Badan Koordinasi Modal dan ini juga akan menjadi bahan saya untuk menyampaikan aspirasi masyakat terutama untuk Komite Ekonomi Kreatif ini,” singkatnya.

Sementara itu Ketua KEKRAF Kota Palembang Dicky Purwadi atau yang akrab yang di sapa Ko Diki mengatakan, untuk pertemuan hari ini penjelasan apa itu KEKRAF, keutamaan KEKRAF dan isi KEKRAF itu sendiri seperti apa.

“Kami juga telah menceritakan apa kendala yang kami temui agar kedepan kita dapat lebih besar lagi, mengingat masa pendemi Covid-19 ini sendiri banyak kegiatan-kegiatan KEKRAF itu yang tertunda,” ujarnya.

Ko Diki menjelaskan, dengan adanya Pandemi Covid-19 ini keterbatasan itu sangat menghambat program kerja, setelah adanya diskusi bersama Ibu Arniza Nilawati Nilawati sudah disampaikan apa yang menjadi kendala “kita seperti penomoran SK yang belum keluar. Jadi dengan belum keluarnya penomoran SK menjadi kita kurang percaya diri untuk melakukan kegiatan-kegiatan lain,” ucapnya.

Masih Ko Diki menjelaskan, sedangkan di KEKRAF itu sendiri ada 17 subsektor yang bukan hanya di kuliner saja tetapi ada juga subsektor kriya yang banyak menghasilkan keuntungkan bagi sistem perekonomian yang ada di Kota Palembang.

“Untuk itulah kami membutuhkan kolaborasi dengan subsektor yang lain dan usur-unsur yang lain seperti Akademisi, Bisnis, Komunitas, dan Pemerintah dalam mendukung KEKRAF ini sendiri,” pungkasnya.

Pos terkait