Tingkatkan Pembaca Masyarakat Palembang, Al Quran Bakal Ada Terjemahan Bahasa Palembang

Oleh Klikampera pada Rabu, 28 Februari 2018 03:55 WIB
  • Whatsapp

Palembang, klikampera.com – Agar masyarakat Kota Palembang semakin mencintai Al Quran, membaca dan memaknai maka Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang menggagas akan melakukan penerjemahan Al Quran ke dalam bahasa Palembang.

Demikian disampaikan langsung oleh Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Muhammad Sirozi dalam MoU dengan Puslitbang Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi Badan Litbang Diklat Kementerian Agama RI dengan UIN Raden Fatah Palembang, Selasa (27/2/2018).

“Terjemahan Al-Qur’an akan menggunakan bahasa Palembang asli, dan ini semakin mendekatkan Palembang dengan semangat membaca Al-Qur’an,” kata Sirozi.

Lanjut Sirozi, dengan adanya terjemahan Al-Qur’an kedalam bahasa Palembang, pihaknya ingin masyarakat lebih mudah mengerti dan memahami arti Al-Qur’an itu sendiri. “Salah satunya Palembang sendiri mempunyai sejarah peradaban budaya dan keagamaan,” terangnya.

Senada dengan hal itu, Ketua Tim Penyusun Penerjemahan Al-Qur’an dalam bahasa Palembang, Alfi Julizun Anwar mengatakan, timnya juga melibatkan beberapa ahli dalam menerbitkan penerjemah Al-Qur’an kedalam bahasa Palembang.

“Tentunya kita melibatkan beberapa pihak, seperti ahli bahasa Palembang asli, ahli kebudayaan, toko agama di Palembang dan semua pihaknya lainnya yang kita libatkan,” terangnya yang juga sebagai Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam.

Lanjutnya, mengenai penerjemahan Al-Qur’an, timnya telah diberikan pedoman penulisan penerjemahan Al-Qur’an kedalam bahasa oleh Kemenag RI.

“Kita ada 10 orang yang menyusun itu semua. Alhamdulillah ini sudah berjalan dari awal Januari lalu. Dan baru terselesaikan 12 Juzz yang telah di terjemahkan, namun kita diberi target akhir tahun 2018 ini semua sudah selesai,” ungkapnya lagi.

Sementara itu, Direktur Kepala Pusat Litbang Lektur, Khazanah Keagamaan Manejeman Organisasi Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI, Muhammad Zain menuturkan, penerjemahan Al-Qur’an adalah salah satu program unggulan pusat litbang Jakarta, saat ini Palembang ada kota ke 16 yang menerjemahkan Al-Qur’an.

“Program ini sejak 2011 lalu, dan tahun 2018 ini ada bahasa Palembang dan Sunda yang menerjemahkan Al-Qur’an,” jelas Zain.

Dijelaskannya, Palembang sendiri memiliki tiga unsur utama, pertama bahasa Palembang peurutannya di atas 1 juta dari 700 bahasa di daerah dan bahasa Palembang termasuk nomor 15. (SGR)

Pos terkait