Tinjau UN SMP, Walikota Palembang Tanamkan Soal Kejujuran Siswa

Oleh Klikampera pada Senin, 23 April 2018 22:57 WIB
  • Whatsapp

Palembang, klikampera.com – Disela-sela kesibukannya, Pjs Walikota Palembang H Akhmad Najib memantau langsung jalannya Ujian Nasional (UN) di SMP Negeri 13 Palembang jenjang SMP secara serentak di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut Akhmad Najib menyampaikan agar siswa jangan Melihat Ujian Nasional (UN) sebagai momok menakutkan tetapi tantangan keilmuan setelah pembelajaran selama ini.

“Ya, hari ini saya meninjau langsung Ujian Nasional. Nah saya berpesan agar siswa menjalani dengan kejujuran karena dari sini kita akan membangun integritas dari generasi muda,” ujar Akhmad Najib usai meninjau UN di SMP Negeri 13 Palembang, Senin (23/4/2018).

Lanjut Najib diakui UN tahun 2018 kali ini di Palembang ada yang memakai sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan sebagian juga ada Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP).

“Mudah-mudahan seiring dengan membaiknya anggaran, mudah-mudahan bisa semakin maksimal untuk UNBK,”harapnya.

Senada dengan itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) kota Palembang, Ahmad Zulinto mengatakan, saat pihaknya sedang monitor UNBK di SMPN 19 Palembang, pada saat itu terjadi off line atau tidak bisa konekting saat peserta memasukan password.

“Kita selalu koordinator dengan pusat, jangan sampai gangguan ini berlarut-larut. Maka dari itu kita menghimbau panitia UNBK dalam hal ini jangan sampai terjadi off line lagi sehingga anak tidak menunggu,” ujar Zulinto saat memantau UN di SMPN 13 Palembang mendampingi Pjs Walikota Palembang Akhmad Najib

Dikatakan Zulinto, awal pukul 7.30 WIB semua sudah konek, namun tiba-tiba terjadilah off line yang cukup lama.

“UNBK tetap dilanjutkan. Kita tidak akan menjadikan waktu berkurang, artinya tetap 2 jam untuk pelaksanaan UNBK,” terangnya kepada klikampera.com

Lanjutnya, untuk kedepan ini menjadi evaluasi setiap tahunnya dengan adanya gangguan seperti ini.

“Ternyata saat kita menghubungi daerah lain, mereka juga terjadi gangguan yang sama dan ini lah yang menjadi evaluasi kita setiap tahun,” pungkasnya. (SGR)

Pos terkait