Trump Sebut Medsos Pemecah Belah Bangsa

  • Whatsapp
Presiden Donald Trump setelah membuat pernyataan dalam pertemuan puncak di Atlanta yang membahas penyalahgunaan obat dan heroin

Jakarta, klikampera.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut perusahaan raksasa teknologi adalah pemecah belah bangsa, setelah dia diblokir dari beberapa platform media sosial.

“Saya rasa perusahaan raksasa ini melakukan hal yang menakutkan untuk negara kita dan saya yakin ini akan jadi bencana bagi mereka. Mereka membagi dan memecah belah,” kata Trump, dikutip dari Reuters, Kamis (14/1).

Trump menilai perusahaan teknologi sudah membuat “kesalahan yang mengerikan” dan akan ada pembalasan atas aksi tersebut, namun, tidak menjelaskan lebih lanjut.

Berbagai platform media sosial, termasuk Facebook, Twitter, Apple, Amazon dan Google, menangguhkan akun milik Presiden Trump karena unggahannya dinilai berbahaya.

Unggahan sang presiden dinilai berpengaruh terhadap aksi kerusuhan di Capitol, Washington D.c, yang menewaskan lima orang.

Atas pemblokiran terhadap akun media sosialnya, Presiden Trump mengatakan dia “tidak akan bungkam” dan menjanjikan “pengumuman besar” sebentar lagi.

Apple, Google dan Amazon juga menangguhkan platfrom Parler, yang digunakan simpatisan Trump untuk aksi di Capitol, dari toko aplikasi dan web-hosting.

(Ant/riil)

Pos terkait