Wujudkan Pengusaha Baru Palembang, Ini Langkah SMAN Sumsel

Oleh Klikampera pada Kamis, 1 Maret 2018 23:19 WIB

Palembang, klikampera.com – Berangkat dari mewujudkan para pengusaha baru di Palembang, SMAN Sumatera Selatan melalui salah satu pilar program kewirausahaannya kembali mengadakan kegiatan rutin yang bermanfaat yaitu dengan Youth Entrepreneurship Program 2018. Kegiatan ini merupakan satu dari sekian program unggulan yang menjadi agenda tahunan sekolah.

Tahun ini Youth Entrepreneurship Program resmi dibuka dengan mengadakan Opening Ceremony bertempat di amphitheatre SMAN Sumatera Selatan, Kamis (1/3/2018) dengan mengundang para partner wirausahawan sebagai narasumber, yaitu Bapak Dian Eko Prasetyo, selaku owner Aisy Sedap dan Ibu Helis Soleha, owner Pempek Honey Jakabaring.

Pembimbing entrepreneurship program, Bapak Herman Saputra, menyatakan bahwa kewirausahaan diberikan ruang berlatih khusus oleh SMAN Sumatera Selatan dalam program Pathway to Leadership.

“Di SMAN Sumatera Selatan, siswa dibekali pengetahuan teoritis dan praktikal mengenai kewirausahaan yang berorientasi pada pengembangan potensi dan kearifan lokal,”ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa dalam program ini siswa-siswi yang terpilih akan mendapat kesempatan untuk belajar langsung di tempat usaha rekanan selama lima kali pertemuan, mulai dari tanggal 4 Maret 2018 sampai dengan 1 April 2018.

Pada acara pembukaan Youth Entrepreneurship Program 2018 kemarin, Deputy to Principal SMAN Sumatera Selatan, Nanang Adi Prayitno menyampaikan bahwa kemampuan wirausaha merupakan salah satu kemampuan yang dibutuhkan pada abad 21, sehingga para siswa sangat beruntung untuk bisa menimba ilmu langsung dari praktisi kewirausahaan yang benar-benar ahli.

“Hal ini selaras dengan visi sekolah untuk mencetak generasi pemimpin masa depan Indonesia yang bukan saja kompeten, akan tetapi juga berkarakter dan berwawasan global,”terang Nanang.

Dalam sambutannya, Nanang memberi contoh beberapa lulusan SMAN Sumatera Selatan yang sukses dalam bidang akademik di perguruan tinggi mereka, dan juga telah berhasil memulai bisnis di usia muda. Beliau juga berpesan agar para siswa dapat memanfaatkan momen ini sebagai bekal mereka dalam membuka peluang usaha nantinya.

Acara yang bertema Learning Business with Entrepreneur Experts ini kemudian dilanjutkan dengan workshop bersama Owner Pempek Honey, Ibu Helis Soleha, dan Owner Aisy Sedap, Bapak Dian Eko Prasetyo.

Dalam workshop ini siswa-siswi berkesempatan untuk belajar bagaimana mengenali potensi bisnis, memanfaatkan peluang, pengenalan resiko, dan sebagainya, sebelum benar-benar memulai program internship mereka di restoran Pempek Honey, Aisy Sedap, Pempek Sultan Pindang Agan, dan tempat-tempat usaha lainnya.
Para siswa dengan antusias mendengarkan penjelasan dari kedua narasumber.

Pemaparan yang interaktif dan menarik membuat siswa tetap fokus menggali ilmu kewirausahaan. Contohnya dalam video profil Pempek Honey, para siswa dengan mudah dapat menentukan ciri khas usaha restoran ini yang menjadi keunikan tersendiri sebagai pembeda dari tempat usaha lain.

Selain itu, siswa juga dapat melihat peluang menjadi potensi bisnis dan juga mencari teknik pemasaran dengan ide-ide yang kreatif.

Setelah mengikuti kegiatan pembukaan dan pembekalan Youth Entrepreneurship Program 2018, siswa-siswi akan diseleksi dan diambil hanya 40 orang terbaik saja yang selanjutnya akan berkesempatan menjalani internship bersama unit usaha partner.

Dalam kegiatan ini siswa akan dibagi menjadi 4 kelompok yang masing-masing terdiri dari 10 orang dan didampingi oleh 1 orang guru pendamping.

Kegiatan ini akan dilaksanakan di hari minggu sebanyak lima kali pertemuan, di mana pada pertemuan terakhir siswa akan mempelajari cara mengevaluasi dan mengembangkan produk yang kemudian mencari inovasi baru untuk pengembangan produk yang akan dituangkan dalam sebuah proyek mini sebagai bahan laporan dan hasil temuan selama belajar di unit usaha masing-masing. (SGR)

Pos terkait